Example floating
Example floating
BeritaDaerahMedanSumut

Bamagnas Akui Prestasi Nikson Nababan Saat Pimpin Taput 2 Periode

171
×

Bamagnas Akui Prestasi Nikson Nababan Saat Pimpin Taput 2 Periode

Sebarkan artikel ini
Bamagnas Kota Medan saat menemui dan silaturahmi ke Nikson Nababan
Silaturahmi: Bamagnas Kota Medan saat menemui dan silaturahmi ke Nikson Nababan. (Foto: Ist)

PIONERNEWS.COM, MEDAN – Sebanyak 15 Pendeta yang tergabung pada Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (Bamagnas) Kota Medan dikomandoi, Pdt Antoni Silaban, MTh, mendoakan Dr Drs Nikson Nababan, MSi, menjadi Calon Gubernur Sumut tahun 2024.

Bamagnas Kota Medan yakin sosok mantan Bupati dua periode di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) ini, mampu membawa perubahan bagi pembangunan di Sumatera Utara.

“Dasar kami mengatakan ini karena Cagub (Calon Gubernur-red), Nikson Nababan, sudah memiliki pengalaman menjadi Bupati di Kabupaten Tapanuli Utara 2 periode dan berhasil membangun Taput,” ujar Pdt Antoni Silaban.

Sehingga, sambung Pdt Antoni Silaban, mereka melihat hanya sosok Nikson Nababan yang dikenal nasionalis dan dekat dengan masyarakat di Taput. Terlebih juga sambutan, Nikson Nababan, yang penuh suka cita.

“Tentunya, pengalaman di Taput dapat diterapkan untuk membangun Sumatera Utara. Apalagi dorongan masyarakat juga yang menginginkannya maju sebagai Calon Gubernur Sumatera Utara. Jadi Bamagnas Kota Medan siap mendukung Bapak Nikson Nababan,” sebutnya di Posko Nikson Nababan, Jalan Sei Seruai, No.3, Kota Medan.

Selain dirinya, Pdt Antoni Silaban turut membawa belasan pendeta lainnya di antaranya:

  1.  Pdt Dr Marganda Simarmata, MTh.
  2. Pdt J Situmorang, SH, MH.
  3. Pdt S Hutauruk, MPdK.
  4. Pdt Redinton Damanik, STh.
  5. Pdt Salomo Sinaga, STh.
  6. Pdt Rama Simatupang, STh.
  7. Pdt Jepri Silaban, STh.
  8. Pdt Guntur Simamora, STh.
  9. Ev Damiano Hutagalung, MTh.
  10. Pdt Reza Munhte, STh.
  11. Pdt Halason Sipahutar, MPdK.
  12. Pdt Dr Ruben Purba, MPdK.
  13. Pdt Iwan Sinaga, SPd.
  14. Pdt Ali Telaumbanua, MMin.

Menanggapi itu, Nikson Nababan berterima kasih atas kehadiran para pendeta yang tergabung di Bamagnas Kota Medan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Taput ini mengaku termotivasi maju di pemilihan Gubernur, karena ingin membangun Sumatera Utara lebih baik lagi ke depannya.

Baik di sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, maritim, pertanian, hingga UMKM. Hal itu, bertujuan untuk dapat menyejahterakan masyarakat Sumut, dengan potensi daerah dimiliki.

Nikson Nababan mengaku butuh dukungan dari masyarakat untuk bersatu padu dan memilih pemimpin yang terbaik.

“Di daerah, saya menang dua periode tanpa membagi-bagikan uang. Balasannya siapa pun datang ke Rumah, selalu saya layani karena menang didukung bukan karena uang,” ucapnya.

“Saya ingin merubah paradigma di Sumut yakni, Semua Urusan Mesti Uang Tunai. (Ini) harus dirubah menjadi Semua Urusan Masyarakat Urus Tuntas (Sumut),” tambahnya.

Selain itu, Nikson Nababan juga menceritakan masa kecilnya harus membantu orang tua bertani, hingga menyelesaikan pendidikan di pulau Jawa.

Anak guru dari Kecamatan Siborongborong ini juga menceritakan bagaimana di awal kepemimpinannya, harus ‘putar otak’ menggunakan APBD Pemkab Taput yang kecil.

Nikson Nababan memberikan contoh, saat menjabat sebagai Bupati Taput, dengan program lahan pertanian pro kepada masyarakat. Sehingga tanah adat harus diberikan kepada masyarakat dalam pengembangan pertanian masyarakat.

“Sumut ini, kekayaannya luar biasa. DNA Sumut adalah maritim dan agraris. Sektor maritim, kita bisa jadikan sektor wisata bahari, bisa menambah penghasilan nelayan. Tapi kini, sudah ada kerusakan di mana-mana, itu harus diperbaiki. Bagaimana kita lindungi, mekanisme pertanian, bagaimana hasil produksi pertanian bisa berjalan dengan baik,” kata Nikson Nababan.

Ada banyak kebijakan yang dilakukannya saat menjabat sebagai Bupati di Taput. Di antaranya mempertahankan hutan adat dan lahan ulayat dikelola masyarakat.

“Tidak semua lahan kita kasih (beri) menjadi konsesi. Kalau kebanyakan dikuasai swasta, masyarakat kita mau makan apa? Hal-hal itu, yang juga kita pikirkan di Sumut ini,” sebut Nikson Nababan.

Nikson Nababan mengungkapkan dirinya bila terpilih jadi Gubernur Sumatera Utara periode 2024-2029, juga akan memikirkan produksi pertanian yang harus dijaga betul dengan harga yang stabil. Jangan sampai hasil produksi pertanian merugikan masyarakat.

“Di bidang struktur, konektivitas ini penting. Bagaimana Taput bisa terkoneksi ke Labuhanbatu dan sebaliknya begitu. Tidak harus komoditas harus masuk Belawan dulu, ada Sei Mangkei, terkoneksi antar infrastruktur,” terang Nikson Nababan.

Selain itu, Nikson Nababan mengatakan akan memerdekakan desa-desa di Sumatera Utara, sesuai dengan motto yang lama dibangun, “Desa Kuat, Kota Maju, dan Negara Berdikari”.

Di akhir pertemuan, Ketua Bamagnas Kota Medan, Pdt Guntur Simamora, STh, kembali mendoakan Nikson Nababan dan istrinya, Satika Simamora, dapat diberikan kelancaran dan keberhasilan sesuai yang diharapkan masyarakat Kabupaten Taput dan masyarakat Sumatera Utara.(Rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *