Example floating
Example floating
BeritaDaerahRilisSumutTapanuli Selatan

Agincourt Resources Fokus Bantu Warga Terdampak Banjir dan Longsor

497
×

Agincourt Resources Fokus Bantu Warga Terdampak Banjir dan Longsor

Sebarkan artikel ini
PTAR fokus mengerahkan bantuan bagi warga yang terdampak banjir dan longsor di beberapa daerah mulai dari penyaluran bahan pangan, makanan siap saji, air mineral, dan obat-obatan
Bantu Warga: PTAR fokus mengerahkan bantuan bagi warga yang terdampak banjir dan longsor di beberapa daerah mulai dari penyaluran bahan pangan, makanan siap saji, air mineral, dan obat-obatan. (Foto: Dok PTAR)

PIONERNEWS.COM, TAPANULI SELATAN – PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe, turut menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Selatan, dan Kota Padangsidimpuan.

“Kami turut berbelasungkawa kepada keluarga korban, masyarakat yang terluka, dan warga yang terpaksa mengungsi akibat bencana ini. Kami berharap situasi segera terkendali dan proses pemulihan berlangsung cepat dan aman,” kata Senior Manager Corporate Communications PTAR, Katarina Siburian Hardono, dalam rilis pers yang diterima, Rabu (26/11/2025).

Sejak awal kejadian, lanjut Katarina, PTAR telah mengerahkan Emergency Response Team (ERT) lengkap dengan perahu karet dan peralatan medis untuk mendukung proses evakuasi dan penyaluran bantuan. Tim ERT juga telah bersiaga dan bergerak di Huta Godang, Parsariran, Mabang, dan Angkola Barat.

“Untuk memastikan layanan darurat bagi masyarakat, PTAR juga telah mendirikan Posko Penanggulangan Bencana dan Bantuan Kesehatan di Desa Batu Hula dan Sopo Daganak, Kecamatan Batang Toru,” imbuhnya.

Kata Katarina, Posko ini menyediakan dukungan medis cepat, koordinasi bantuan, serta kebutuhan darurat lainnya, termasuk penyaluran bahan pangan, makanan siap saji, air mineral, dan obat-obatan. Pihaknya juga menyiapkan tenaga juru masak di posko penanganan serta pakaian layak pakai.

Saat ini, menurut Katarina, PTAR terus memperkuat koordinasi dengan BPBD, TNI/Polri, Basarnas, dan pihak terkait seperti, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, para relawan, serta pemangku kepentingan lokal, agar seluruh upaya evakuasi, distribusi bantuan, maupun penanganan kesehatan berlangsung dengan baik, terarah, sesuai arahan pemerintah.

“Melihat informasi perkiraan cuaca resmi, Batang Toru masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat dalam beberapa hari ke depan,” sebut Katarina.

Ia menjelaskan, sepanjang November ini, curah hujan sudah mencapai 846 mm. Ini lebih tinggi dari rata-rata tahunan November yang mencapai 540,3 mm. Mengantisipasi kondisi tersebut, PTAR akan terus memberikan dukungan bagi warga terdampak serta meningkatkan kesiapsiagaan dan respon cepat Tim ERT di lapangan.

“Keselamatan karyawan, mitra kerja, dan masyarakat tetap menjadi prioritas utama kami,” tegas Katarina.

Katarina mengaku, saat ini, operasional PTAR berjalan normal dan tidak terdampak oleh situasi bencana, dengan tetap menerapkan pemantauan ketat serta penguatan prosedur keselamatan untuk memastikan seluruh kegiatan berlangsung aman dan sesuai standar yang berlaku.

“PTAR berkomitmen untuk terus memberikan dukungan yang cepat, tepat, dan bertanggung jawab, serta menjaga komunikasi yang transparan selama proses penanganan bencana. Kami berdoa agar kondisi segera pulih dan masyarakat dapat bangkit kembali dengan lebih kuat,” tandasnya menutup. (Rel/Reza FH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *