Example floating
Example floating
BeritaDaerahSumutTapanuli Selatan

Gotong Royong di Tengah Lumpur, Pemuda Pancasila Bersihkan Masjid Babussalam Batang Toru

292
×

Gotong Royong di Tengah Lumpur, Pemuda Pancasila Bersihkan Masjid Babussalam Batang Toru

Sebarkan artikel ini
Aksi kemanusiaan yang dilakukan Ranting dari PAC Pemuda Pancasila Wek III Batang Toru saat membersihkan Masjid Babussalam di Desa Huta Godang yang dipenuhi lumpur usai diterjang banjir bandang disertai tanah longsor
Gotong Royong: Aksi kemanusiaan yang dilakukan Ranting dari PAC Pemuda Pancasila Wek III Batang Toru saat membersihkan Masjid Babussalam di Desa Huta Godang yang dipenuhi lumpur usai diterjang banjir bandang disertai tanah longsor. (Foto: Ist)

PIONERNEWS.COM, TAPANULI SELATAN — Lumpur masih tebal menyelimuti halaman dan lantai Masjid Babussalam, Desa Huta Godang, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel). Aroma tanah basah bercampur sisa material banjir bandang belum sepenuhnya hilang.

Namun sejak Sabtu (20/12/2025) pagi hingga sore hari, pemandangan penuh semangat tersaji di rumah ibadah itu. Di mana, puluhan kader Pemuda Pancasila turun langsung, menyingsingkan lengan baju, tak peduli kotor, demi satu tujuan, mengembalikan fungsi masjid agar kembali menjadi tempat sujud dan penguat iman warga.

Aksi kemanusiaan tersebut dilakukan oleh Ranting di bawah PAC Pemuda Pancasila Wek III Batang Toru, yang bergotong royong membersihkan Masjid Babussalam. Dengan peralatan seadanya, mereka mengeruk lumpur, menyapu sisa pasir, dan membersihkan bagian dalam masjid.

Sebelumnya, Masjid Babussalam sempat terimbas diterjang banjir bandang disertai tanah longsor. Masjid Babussalam sendiri turut menjadi saksi dahsyatnya bencana alam yang melanda wilayah Batang Toru.

Air bah bercampur material longsor dan gelondongan kayu menghantam kawasan pemukiman, termasuk area masjid. Meski demikian, rumah Allah itu tetap berdiri kokoh. Dindingnya bertahan, kubahnya tetap menjulang, seolah menjadi simbol keteguhan di tengah cobaan berat yang dialami masyarakat.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Tapsel, Rocky AP Gultom, kepada awak media menegaskan bahwa, kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian nyata Pemuda Pancasila terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

“Selain bangunan fisik, masjid juga menjadi pusat kehidupan umat. Ketika masjid terdampak, maka yang terganggu bukan hanya fasilitas, tapi juga ketenangan batin masyarakat. Karena itu, kami merasa terpanggil untuk ikut membersihkan Masjid Babussalam agar segera bisa digunakan kembali untuk ibadah,” ujar Rocky.

Ia menjelaskan, sejak awal terjadinya bencana banjir bandang dan tanah longsor di Batang Toru, MPC Pemuda Pancasila Tapsel telah aktif terlibat dalam berbagai tahapan penanganan bencana.

Mulai dari pencarian jenazah korban yang tertimbun longsor, evakuasi warga terdampak, penyaluran bantuan bahan makanan pokok dan pakaian, hingga gotong royong membersihkan fasilitas umum serta pemukiman penduduk.

“Kami hadir bukan hanya hari ini. Sejak awal bencana, kader Pemuda Pancasila sudah berada di lapangan. Ada yang ikut mencari korban, mengevakuasi warga, mendistribusikan bantuan, sampai membersihkan lingkungan. Ini adalah bagian dari komitmen kami sebagai organisasi kemasyarakatan,” ungkapnya.

Rocky menambahkan, aksi kemanusiaan yang dilakukan jajaran Pemuda Pancasila Tapsel sejalan dengan instruksi Ketua Umum Pemuda Pancasila, Japto Soerjosoemarno, serta Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumatera Utara, Musa Rajekshah.

Instruksi tersebut menegaskan agar seluruh jajaran Pemuda Pancasila terlibat aktif dalam penanganan bencana di Pulau Sumatera, termasuk di Kabupaten Tapsel.

“Ini adalah perintah organisasi. Kami diminta untuk hadir, bekerja, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Apa yang dilakukan hari ini di Masjid Babussalam adalah bagian dari instruksi tersebut,” kata Rocky.

Pria yang juga menjabat Ketua Fraksi Gerindra DPRD Tapsel itu dalam kapasitasnya itu mengaku turut terlibat langsung menyalurkan berbagai bantuan sosial kepada masyarakat terdampak bencana, baik melalui jalur organisasi maupun secara pribadi.

“Musibah ini adalah duka kita bersama. Sebagai wakil rakyat, sekaligus sebagai bagian dari Pemuda Pancasila, saya merasa punya tanggung jawab moral untuk hadir dan membantu sebisa mungkin,” tambahnya.

Rocky berharap, kehadiran Pemuda Pancasila di tengah masyarakat yang dilanda bencana dapat terus membawa manfaat dan dampak positif. Ia menegaskan bahwa, proses pemulihan tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat, sehingga dibutuhkan kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian semua pihak.

“Kami berharap, apa yang kami lakukan ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat. Pemuda Pancasila akan terus bersama rakyat, hingga kondisi benar-benar pulih dan kehidupan kembali berjalan normal seperti sediakala,” pungkasnya.

Di tengah lumpur yang masih menempel di pakaian, semangat gotong royong para kader Pemuda Pancasila menjadi gambaran nyata bahwa solidaritas dan kepedulian masih tumbuh kuat.

Masjid Babussalam pun perlahan kembali bersih, siap menjadi tempat berdoa, sekaligus saksi bahwa kemanusiaan selalu menemukan jalannya, bahkan di tengah bencana. (Reza FH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *