Example floating
Example floating
AsahanBeritaDaerahSumut

Kolaborasi dengan PT BSP, Kodim 0208/As Tanam Padi Gogo Perdana

397
×

Kolaborasi dengan PT BSP, Kodim 0208/As Tanam Padi Gogo Perdana

Sebarkan artikel ini
Dukung program ketahanan pangan, Kodim 0208/As bersama PT BSP Tbk melaksanakan gerakan tanam padi Gogo di areal kemitraan
Ketahanan Pangan: Dukung program ketahanan pangan, Kodim 0208/As bersama PT BSP Tbk melaksanakan gerakan tanam padi Gogo di areal kemitraan. (Foto: Joko)

PIONERNEWS.COM, ASAHAN – Perusahaan perkebunan swasta PT Bakrie Sumatera Plantations (BSP) Tbk Kisaran kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung gerakan ketahanan pangan melalui penanaman padi Gogo yang digagas Kodim 0208/Asahan (As), pada Senin (29/12/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Desa Pulau Pekan, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan ini merupakan yang kedua kalinya, dengan total luasan lahan mencapai 20 Hektare.

Lahan tersebut dimanfaatkan sebagai tanaman sela pada sejumlah areal peremajaan sawit rakyat (PSR) yang berada di bawah naungan kemitraan PT BSP Tbk Kisaran bersama kelompok tani setempat.

Sebelumnya, program serupa juga telah dilaksanakan pada Jumat (26/11/2025) lalu, dengan luas lahan 3,9 Hektare yang berlokasi di area belakang Kantor Kodim 0208/As.

Kegiatan tanam padi Gogo kali ini, turut dihadiri Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, Dandim 0208/As Letkol Inf Edi Syahputra, Danlanal Tanjung Balai Asahan Letkol Agung Dwi Handoko Djoewari, Kadis Pertanian Kabupaten Asahan, Ketua DPW Perhiptani Sumatera Utara H Aripay Tambunan.

Lalu, hadir juga Manager Kemitraan PT BSP Tbk Kisaran Al Haris Nasution, Manager Social Security & Licenses Dept Head PT BSP Tbk Yudha Andriko, SH, jajaran Forkopimda Asahan, serta kelompok tani PSR mitra PT BSP Tbk.

Dalam sambutannya, Dandim 0208/As Letkol Inf Edi Syahputra, menyatakan kesiapannya untuk terus menjalin sinergi yang lebih luas dengan seluruh pemangku kepentingan. Program ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya kolektif dalam membangun kemandirian ekonomi.

“Selain itu, program ini juga menjadi upaya mendukung kesejahteraan rakyat berbasis pada pemanfaatan sumber daya lokal,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, dalam arahannya menyampaikan, program penanaman padi Gogo sejalan dengan peraturan Presiden No.12 tahun 2025 tentang rencana pembangunan jangka menengah Nasional (RPJMN) tahun 2025-2029.

Bupati menjelaskan, Kabupaten Asahan telah ditunjuk oleh pemerintah pusat untuk meningkatkan sejumlah komoditas di sektor pertanian, di antaranya kelapa sawit, karet, dan kelapa darat, serta penguatan program ketahanan pangan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas inisiatif yang telah dilaksanakan melalui kolaborasi lintas sektor ini. Saat ini, Kabupaten Asahan memiliki luas areal persawahan mencapai 8.473 Hektare yang berada di Kecamatan Rawang Panca Arga.

“Kebutuhan beras per kapita masyarakat Asahan mencapai sekitar 76 Kilogram per orang per tahun. Dengan jumlah penduduk yang ada, kebutuhan beras Kabupaten Asahan berkisar 56.000 Ton hingga 59.000 Ton per tahun,” ungkap Bupati.

Melalui program tanam padi Gogo ini, harapannya mampu membantu memenuhi kebutuhan beras, bahkan hingga ke daerah-daerah yang masih mengalami kekurangan pasokan.

General Manager (GM) Sumut 1 PT BSP Tbk Kisaran, Ahmad Nelson Samosir, melalui Manager Kemitraan PT BSP Tbk, Al Haris Nasution, juga turut mengapresiasi setinggi-tingginya jajaran Kodim 0208/As atas inisiasi terhadap gerakan penanaman padi Gogo tersebut.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Asahan dan jajaran Forkopimda atas dukungan penuh yang diberikan sehingga program gerakan ketahanan pangan ini dapat terlaksana dengan baik.

“Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pihak swasta, serta seluruh komponen masyarakat merupakan kunci utama keberhasilan dalam mencapai target ketahanan pangan di Kabupaten Asahan,” tegas Haris.

Secara terpisah, Hasran Amir, selaku Ketua Kelompok Tani Kenanga mitra PT BSP Tbk, menyatakan komitmen penuh pihaknya bersama Koperasi Milenial Berani Sukses dalam rangka mendukung program tersebut.

Hasran menjelaskan, pihaknya memiliki total areal PSR yang telah selesai direplanting seluas 175 Hektare. Lahan tersebut memiliki potensi besar untuk ditanami tanaman sela, khususnya padi Gogo maupun jenis padi lainnya.

“Kami siap mendukung dan berkontribusi penuh demi keberhasilan program ketahanan pangan ini,” cetusnya.

Sebagai informasi, PT BSP Tbk merupakan perusahaan agro terpadu berkelanjutan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit, produksi minyak sawit beserta produk turunannya, serta pengolahan karet alam dan turunannya.

Produksi minyak sawit dan produk turunannya berasal dari pasokan tandan buah segar (TBS) yang bersumber dari kebun milik perusahaan, kebun plasma, serta pembelian dari pihak ketiga. PT BSP Tbk mengoperasikan 5 pabrik kelapa sawit dan 3 pabrik pengolahan karet alam.

Dalam menjalankan usahanya, PT BSP Tbk berkomitmen pada prinsip 3P (people, planet, and profit) dengan mengutamakan peningkatan kontribusi terhadap lingkungan ekonomi secara berkelanjutan. Perusahaan aktif melakukan pemberdayaan masyarakat, meningkatkan nilai tambah lahan, serta meminimalkan jejak ekologis.

Dalam pengelolaan lingkungan, PT BSP Tbk berupaya meminimalkan emisi gas rumah kaca dan limbah cair, serta lebih mengedepankan akuisisi lahan dibanding pembukaan lokasi baru. Prinsip ‘Zero Burning’ diterapkan secara konsisten sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan keberlanjutan usaha. (Joko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *