PIONERNEWS.COM, PADANGSIDIMPUAN — PT Agincourt Resources (PTAR) bersama PT Astra International Tbk–Honda Astra Motor secara resmi menyerah terimakan fasilitas Safety Riding Center kepada SMK Negeri 2 Padangsidimpuan, Rabu (17/12/2025).
Kegiatan serah terima yang berlangsung di Aula SMK Negeri 2 Padangsidimpuan ini menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam mendukung keselamatan berlalu lintas sekaligus penguatan pendidikan bagi pelajar.
Manager Community Development (Comdev) PTAR, Rohani Simbolon, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas terealisasinya program tersebut.
Ia menjelaskan, SMK Negeri 2 Padangsidimpuan dipilih sebagai lokasi Safety Riding Center karena memiliki jumlah siswa yang cukup besar, tingkat mobilitas yang tinggi, serta area sekolah yang dinilai memadai.
“Program ini kami diserahkan institusi pendidikan dengan harapan para siswa sejak dini memahami cara berkendara yang aman. Kami juga berharap fasilitas ini dapat menjangkau dan memberi dampak positif bagi sekolah-sekolah di sekitar,” ujar Rohani.
Ia menambahkan, tujuan lain dari program ini adalah agar PTAR dapat berkontribusi dalam menurunkan dan memitigasi angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di kalangan pelajar.
“Semoga, program ini bermanfaat bagi seluruh pelajar maupun guru yang ada di Kota Padangsidimpuan,” harapnya.
Di akhir sambutannya, Rohani turut mengajak segenap yang hadir untuk mendoakan masyarakat yang tengah terdampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Selatan.
“Mudah-mudahan bencana ini cepat berlalu dan pemerintah diberi kekuatan untuk menanganinya sebaik mungkin,” pungkasnya.
Sebelumnya, Kepala SMK Negeri 2 Padangsidimpuan, Zendro Hasibuan, mengungkapkan bahwa, kegiatan ini berawal dari permohonan pihak sekolah ke PTAR.
Ia menyebutkan, bantuan berupa ruangan dan lapangan Safety Riding telah mulai hadir sejak November lalu, namun baru secara resmi diserah terimakan pada hari ini.
“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi PTAR. Bantuan ini kami nilai sangat tepat sasaran bagi kami. Selama ini, ruangan untuk simulator berkendara, tidak termanfaatkan secara maksimal. Namun kini, bisa digunakan untuk keperluan pendidikan siswa,” terang Zendro.
Ia berharap sinergi dan kerja sama antara PTAR dan SMK Negeri 2 Padangsidimpuan dapat terus terjalin, serta bantuan serupa juga dapat menyentuh sekolah-sekolah lain di Kota Padangsidimpuan.
Bahkan, ia membuka kesempatan bagi sekolah lain untuk memanfaatkan fasilitas tersebut, termasuk simulator berkendara yang tersedia, guna menambah pengetahuan tentang berlalu lintas.
Dukungan juga datang dari jajaran kepolisian. Kasat Binmas Polres Padangsidimpuan, AKP Sulaiman Rangkuti, menegaskan, Safety Riding merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga keselamatan berlalu lintas, tidak hanya di jalan raya, tetapi juga keamanan di tengah masyarakat.
“Polri mendukung penuh agenda Safety Riding ini dan siap memfasilitasi untuk mendukung kegiatan tersebut. Program ini sangat positif dan bermanfaat untuk memastikan keselamatan dan keamanan berkendara,” katanya.
Menurutnya, dalam Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya No.22 tahun 2009, salah satu persyaratan memperoleh Surat Izin Mengemudi (SIM) adalah melalui rangkaian tes, yang juga tercakup dalam konsep Safety Riding Center.
Sementara itu, Kepala Tata Usaha Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI Kota Padangsidimpuan Provinsi Sumatera Utara, Mangatas Siregar, juga mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya ke PTAR atas program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat (PPM), khususnya di sektor pendidikan.
“Di bidang pendidikan, PTAR tidak hanya memberikan bantuan infrastruktur, tetapi juga beasiswa serta program link and match,” ungkap Mangatas.
Pihaknya berharap program PPM ini dapat berjalan berkelanjutan dan dapat menyentuh SMK lain di Kota Padangsidimpuan. Dia menyatakan bahwa, sekolah-sekolah di daerah tersebut sangat terbuka untuk menerima manfaat dari program PTAR.
Usai sambutan, Mangatas secara resmi membuka kegiatan serah terima Safety Riding Center dari PTAR dan PT Astra International Tbk kepada SMK Negeri 2 Padangsidimpuan.
Sementara, Marketing Division Head Astra Motor, Ronny Agustinus, menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud sinergi dan komitmen nyata dalam meningkatkan keselamatan berkendara melalui program Safety Riding Center.
“Keselamatan berkendara bukan hanya soal keterampilan mengemudi, tetapi juga membangun budaya disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” jelas Ronny.
Ia berharap kehadiran Safety Riding Center di SMK Negeri 2 Padangsidimpuan menjadi sarana pembelajaran yang aplikatif dan berkelanjutan bagi para siswa.
Fasilitas yang diserahkan, mulai dari ruangan pelatihan, simulator berkendara, hingga lapangan uji berkendara yang aman, diharapkan dapat dimanfaatkan tidak hanya oleh SMK Negeri 2 Padangsidimpuan, tapi juga bagi sekolah-sekolah sekitarnya serta masyarakat luas.
“Dengan demikian, manfaat program ini dapat dirasakan lebih luas dan memberikan kontribusi nyata dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di kalangan generasi muda,” tambahnya.
Antusiasme juga dirasakan para siswa. Aldo Fairuz, siswa kelas XII Jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM), mengaku senang atas hadirnya Safety Riding Center di sekolahnya. Aldo mengaku memang belum punya SIM.
“Dengan adanya Safety Riding Center ini, kami berharap mendapat pengalaman agar bisa lulus ujian tes SIM nanti,” sebutnya.
Kegiatan serah-terima ini turut dihadiri jajaran Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI Kota Padangsidimpuan Provinsi Sumatera Utara, perwakilan PTAR, serta perwakilan sekolah SMK se-Kota Padangsidimpuan.
Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan generasi pengendara yang cerdas, terampil, dan berkeselamatan. (Reza FH)














