PIONERNEWS.COM, TAPANULI SELATAN — Pangdam I/BB, Mayjen TNI Hendy Antariksa, meninjau langsung jembatan Bailey yang menghubungkan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Tapanuli Selatan (Tapsel) tepatnya di Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Rabu (17/12/2025).
Peninjauan dilakukan sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut. Dalam kunjungan kerja itu, Pangdam I/BB didampingi Bupati Tapsel H Gus Irawan Pasaribu dan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu.
Turut hadir, Kasdam I/BB Brigjen TNI Deky Santosso Patti Naya, Danrem 023/Kawal Samudra Kolonel Inf Iwan Budiarso, Dandim 0211/Tapteng Letkol Inf Bayu H Wicaksono, Dandim 0212/Tapsel Letkol Arm Delli Yudha Nurcahyo, Wakil Bupati Tapsel H Jafar Syahbuddin Ritonga, serta jajaran komando dan unsur terkait lainnya.
Jembatan Bailey dibangun personel Yon Zipur 1/Dira Dharma dan telah rampung sejak Minggu (14/12/2025) sebagai solusi darurat memulihkan akses transportasi yang terputus akibat banjir bandang. Jembatan sudah digunakan masyarakat dan mampu dilalui kendaraan roda dua hingga roda empat dengan batas maksimal tonase 25 Ton.
Namun demikian, akses darat menuju Tapsel belum sepenuhnya pulih. Masih diperlukan satu unit jembatan Bailey tambahan yang berjarak sekitar 50 Meter dari jembatan pertama. Keberadaan jembatan kedua ini dinilai penting agar arus lalu lintas antara Sibolga, Tapteng, dan Tapsel tidak lagi bergantung pada jalur darurat maupun harus melintasi alur sungai.
Kerusakan berat pada jalan dan jembatan nasional di kawasan tersebut merupakan dampak banjir bandang yang terjadi pada 25 November 2025. Bencana itu diperparah terjangan balok dan gelondongan kayu yang terbawa arus, yang diduga kuat berasal dari aktivitas pembalakan liar serta pembukaan lahan perkebunan sawit di hulu Sungai Aek Garoga.
Pangdam yang baru menjabat dan merupakan lulusan Akmil 1993 ini, menegaskan komitmen TNI dalam mendukung percepatan pemulihan akses transportasi di wilayah terdampak bencana. Ia meminta agar pembangunan jembatan Bailey tambahan dapat segera dikebut sebelum kondisi cuaca kembali memburuk.
“TNI siap mendukung penuh prajurit di lapangan bersama Dinas PUPR agar pembangunan jembatan Bailey tambahan segera rampung, sehingga roda perekonomian dan distribusi logistik masyarakat kembali normal,” tegas Pangdam.
Selain itu, Pangdam juga menyatakan kesiapan TNI membantu pembangunan jembatan Bailey serupa apabila Tapteng membutuhkan percepatan pemulihan akses Jalan Nasional Sibolga-Tarutung.
“TNI siap membantu demi kelancaran akses dan keselamatan masyarakat,” ujarnya di hadapan para Kepala Daerah.
Sementara, Gus Irawan mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas perhatian serta dukungan Pangdam I/BB beserta jajaran terhadap pemulihan infrastruktur di wilayah Tapsel dan Tapteng.
“Semoga kehadiran jembatan Bailey ini benar-benar membantu masyarakat, memperlancar akses, serta menjamin keselamatan pengguna jalan,” harap Gus Irawan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah Kecamatan di Tapsel dan Tapteng masih mengalami kerusakan cukup parah akibat hantaman gelondongan kayu yang terbawa arus banjir.
Pemerintah daerah bersama TNI dan instansi terkait terus berupaya mempercepat proses pemulihan agar aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat dapat kembali berjalan normal. (Reza FH)














