Example floating
Example floating
BeritaDaerahSumutTapanuli Selatan

UKW ke-74 Ditutup, 27 dari 34 Peserta Kompeten

173
×

UKW ke-74 Ditutup, 27 dari 34 Peserta Kompeten

Sebarkan artikel ini
Para peserta UKW ke-74 jenjang Madya dengan Penguji Dr Dedi Sahputra berfoto bersama usai melaksanakan serangkaian ujian yang berlangsung selama dua hari
Foto Bersama: Para peserta UKW ke-74 jenjang Madya dengan Penguji Dr Dedi Sahputra berfoto bersama usai melaksanakan serangkaian ujian yang berlangsung selama dua hari. (Foto: Ist)

PIONERNEWS.COM, TAPANULI UTARA — Uji Kompetensi Wartawan (UKW) ke-74 hasil kolaborasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bonapasogit bersama PT Agincourt Resources (PTAR) resmi berakhir dan ditutup, pada Jumat (12/12/2025).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 11-12 Desember 2025 ini, digelar di Convention Hotel Hineni, Tarutung, Tapanuli Utara. Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat, Atal S Depari, menutup langsung UKW ke-74 yang diikuti oleh para peserta dan penguji dari berbagai daerah itu.

Atal mengucapkan selamat kepada peserta yang berhasil dinyatakan kompeten. Ia juga berpesan agar peserta yang belum kompeten dapat diprioritaskan dalam pelaksanaan UKW selanjutnya.

“Saya sangat senang bisa mengikuti acara penutupan ini, sangat berkesan sekali. Kalau ke depan ada UKW lagi yang diselenggarakan PWI Bonapasogit, saya berniat untuk hadir kembali,” ujar Atal tersenyum.

Atal menegaskan bahwa, UKW bukan sekadar menguji kompetensi profesi jurnalis, melainkan juga mengukur integritas, ketelitian, etika, dan kedewasaan wartawan dalam menjalankan pekerjaannya sehari-hari.

“Profesi wartawan bukan profesi sembarangan. Wartawan dituntut menjadi penjaga kebenaran. Kompeten saja tidak cukup, tetapi juga harus menjaga etika,” tegasnya.

Sementara, Ketua PWI Bonapasogit, Alfonso Situmorang, mengapresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti UKW dengan penuh semangat, terlebih di tengah kondisi yang tidak mudah.

“Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berupaya menjadi kompeten. Bagi yang belum kompeten, tetap semangat karena masih ada kesempatan untuk kembali mengikuti UKW,” ucap Alfonso.

Alfonso juga menyoroti perjuangan para peserta yang datang dari berbagai daerah, bahkan harus meninggalkan keluarga yang masih terdampak bencana alam.

Menurutnya, segala daya dan upaya telah diupayakan oleh para peserta. Bahkan, sebagian peserta datang jauh-jauh mengikuti UKW di tengah suasana duka akibat bencana serta harus meninggalkan keluarga di rumah.

“Tetaplah kuat dan semangat. Selamat kepada peserta yang sudah kompeten, jadilah wartawan yang profesional,” ujar Alfonso yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia UKW ke-74 itu.

Sebelumnya, perwakilan Penguji, Kadirah mengatakan, UKW kali ini diikuti sebanyak 34 peserta dari total 36 orang yang terdaftar, dengan dua peserta lainnya tidak hadir. Para peserta berasal dari dua jenjang kompetensi yakni, Muda dan Madya.

Kadirah melanjut, dari seluruh peserta yang mengikuti ujian, sebanyak 27 orang dinyatakan kompeten. Sementara 7 peserta lainnya belum kompeten.

“Yang belum kompeten terdiri dari dua peserta jenjang Muda. Sedangkan 5 peserta yang belum kompeten berasal dari jenjang Madya,” jelas Kadirah.

Dengan hasil tersebut, Kadirah menambahkan, secara nasional jumlah wartawan yang telah mengikuti UKW dan dinyatakan kompeten yang diselenggarakan oleh PWI kini mencapai 20.134 orang.

Dalam sesi penyampaian kesan dan pesan, salah satu peserta dari jenjang Muda, Rosiana Hutabarat, yang juga merupakan satu-satunya peserta perempuan, menyampaikan bahwa, mengikuti UKW kali ini merupakan perjuangan luar biasa, terutama di tengah situasi bencana yang melanda keluarganya.

“Dalam sebuah pertandingan pasti ada yang menang dan kalah. Selamat kepada peserta yang dinyatakan kompeten. Bagi yang belum kompeten, jangan berkecil hati, karena kita semua tentu tidak menginginkan hasil tersebut,” ungkap Rosiana.

Hal senada disampaikan Janpiter Simorangkir, perwakilan peserta dari jenjang Madya. Ia mengakui bahwa, proses UKW bukanlah hal yang mudah dan membutuhkan kesiapan mental serta profesionalisme.

“UKW memang berat untuk bisa dinyatakan kompeten. Terima kasih kepada panitia atas kerja kerasnya, sehingga UKW ini dapat terlaksana meskipun sempat tertunda hingga dua kali,” imbuh Janpiter.

Ia juga menyampaikan empati terhadap para peserta yang mengikuti UKW di tengah kondisi terdampak bencana.

“Kami turut merasakan penderitaan rekan-rekan peserta yang terdampak bencana dalam UKW kolaborasi PWI Bonapasogit dengan PT Agincourt Resources ini,” tutupnya. (Reza FH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *