Example floating
Example floating
BeritaDaerahPemkab TapselRilisSumutTapanuli Selatan

Keuangan Desa Tapsel Kini Dikelola Lewat CMS Non Tunai

119
×

Keuangan Desa Tapsel Kini Dikelola Lewat CMS Non Tunai

Sebarkan artikel ini
Bupati Tapsel, Gus Irawan Pasaribu, bersama Wakil Bupati, Jafar Syahbuddin Ritonga, dan lainnya di sela sosialisasi penerapan CMS transaksi non tunai ke pengelola keuangan Desa di Aula Sarasi Lantai III
Bupati Tapsel, Gus Irawan Pasaribu, bersama Wakil Bupati, Jafar Syahbuddin Ritonga, dan lainnya di sela sosialisasi penerapan CMS transaksi non tunai ke pengelola keuangan Desa di Aula Sarasi Lantai III. (Foto: Dok Kominfo Tapsel)

PIONERNEWS.COM, TAPANULI SELATAN – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H Gus Irawan Pasaribu, menegaskan, penerapan sistem digital pengelolaan keuangan merupakan sebuah keniscayaan yang tidak bisa dihindari. Kesepakatan penerapan sistem ini, sebenarnya telah direncanakan sejak tahun lalu.

Menurutnya, hal ini sejalan dengan pengalamannya saat bertugas di DPR RI yang mendorong percepatan digitalisasi, termasuk di sektor keuangan. Bupati mengatakan, digitalisasi ini juga arahnya cepat dan real time.

Demikian disampaikan Bupati, saat sosialisasi keuangan penerapan cash management system (CMS) transaksi non tunai ke pengelola keuangan Desa di Aula Sarasi Lantai III Kompleks Perkantoran Bupati Tapsel, Kamis (22/01/2026).

Digitalisasi, juga sangat penting untuk membantu kecepatan dan keakuratan dalam pengelolaan keuangan. Bagi Bupati, jika pengelolaan keuangan sudah berlangsung transparan, maka tidak perlu ditakuti, karena tak ada lagi ruang untuk main-main di lingkup pemerintahan.

Dalam kegiatan yang diikuti seluruh pengelola keuangan Desa se-Kabupaten Tapsel itu, Bupati juga menyampaikan bahwa, penerapan CMS non tunai ini diharapkan dapat mendorong pengelolaan keuangan desa yang lebih aman, transparan, dan akuntabel.

“Sistem ini juga diyakini mampu mengurangi potensi kesalahan maupun celah penyimpangan, sekaligus menghemat waktu aparatur Desa yang selama ini banyak tersita dalam penyusunan laporan keuangan secara manual,” ungkap Gus Irawan.

Pada kesempatan ini, Bupati juga mengapresiasi seluruh stakeholder Kecamatan yang telah membantu masyarakat, khususnya pascabencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Tapsel.

Ia mengungkapkan, dampak bencana cukup besar, mulai dari gagal panen hingga kerugian ekonomi masyarakat. Oleh karenanya, pemerintah terus mendorong upaya pemulihan, termasuk optimalisasi lahan pertanian dan rencana pencetakan sawah baru.

“Selanjutnya saya berharap dana Desa itu benar-benar berputar di Desa. Semua potensi yang ada harus kita maksimalkan agar pertumbuhan ekonomi tetap terjaga,” pintanya.

Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Tapsel, Muhammad Yusuf, mengaku, kegiatan ini merupakan tindak lanjut kebijakan nasional dan daerah dalam penata-usahaan keuangan Desa.

Ia menjelaskan, mulai tahun ini tata kelola keuangan Desa di Tapsel telah menggunakan sistem digital yang transparan dan akuntabel. Dengan sistem ini, diharapkan dapat mengurangi kecurangan serta meminimalkan risiko permasalahan hukum.

“Kabupaten Tapanuli Selatan menjadi daerah kedua di Sumatera Utara setelah Humbang Hasundutan yang menerapkan sistem ini,” jelasnya.

Pimpinan Bidang Pemerintahan dan Divisi Jasa PT Bank Sumut, Dody Nurman Syahputra, juga mengapresiasi atas komitmen Pemkab Tapsel dalam menerapkan digitalisasi keuangan Desa.

Menurutnya, kebutuhan informasi yang cepat dan akurat merupakan bagian penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, termasuk pembinaan UMKM.

“Kami berharap, sinergi dan komunikasi yang baik antara PT Bank Sumut dengan Pemkab Tapsel dapat terus terjalin dan memberikan manfaat nyata bagi kemajuan daerah,” harapnya.

Kegiatan ini juga diisi dengan pemaparan materi dari narasumber Elida Dian Novita dan Muhammad Ikbal Harahap dari PT Bank Sumut, yang menjelaskan secara teknis penerapan CMS dalam pengelolaan keuangan Desa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Tapsel H Jafar Syahbuddin Ritonga, Kepala Cabang Bank Sumut Sipirok Ade Irma Hakim Nasution, para Camat, Kaur Keuangan serta petugas pengelola dan penata-usahaan keuangan Desa se-Kabupaten itu. (Rel/Reza FH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *