Example floating
Example floating
BeritaDaerahRilisSumutTapanuli Selatan

Baznas Tapsel Salurkan 3 Ton Beras, 500 Kg di Antaranya di Rianiate

619
×

Baznas Tapsel Salurkan 3 Ton Beras, 500 Kg di Antaranya di Rianiate

Sebarkan artikel ini
Baznas Tapsel saat mengantarkan dan menyerahkan bantuan beras tahap IV sebanyak 500 Kg dari 3 Ton di wilayah terdampak bencana tepatnya di Kelurahan Rianiate, Kecamatan Angkola Sangkunur
Baznas Tapsel saat mengantarkan dan menyerahkan bantuan beras tahap IV sebanyak 500 Kg dari 3 Ton di wilayah terdampak bencana tepatnya di Kelurahan Rianiate, Kecamatan Angkola Sangkunur. (Foto: Dok Baznas Tapsel)

PIONERNEWS.COM, TAPANULI SELATAN – Meski musibah yang melanda belum juga usai, secercah harapan untuk bangkit, terlihat terus menyala di tengah-tengah masyarakat Kelurahan Rianiate, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

Saat ini, wilayah yang terdampak bencana pada 25 November 2025 lalu tersebut, hingga kini masih terus dilanda banjir susulan. Akibatnya, kehidupan warga tak kunjung pulih. Aktivitas ekonomi pun terganggu, usaha lumpuh, dan kebutuhan pokok semakin sulit dipenuhi.

Dalam kondisi itulah Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tapsel hadir untuk menunaikan amanah kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan logistik berupa beras. Pada penyaluran tahap IV itu, Baznas Tapsel mendistribusikan total 3 Ton beras ke sejumlah wilayah terdampak.

500 Kg beras yang disalurkan, diantar langsung ke Kelurahan Rianiate. Selain menyerahkan bantuan, hadirnya Baznas Tapsel di Kelurahan Rianiate, juga membawa pesan berupa rasa kepedulian dan empati antar sesama.

Di saat air masih kerap meluap dan warga diliputi rasa cemas akan banjir berikutnya, bantuan beras ini setidaknya dapat menjadi penopang hidup sekaligus penguat harapan bagi masyarakat. Bagi warga Rianiate, bantuan tersebut sangat berarti.

Sebab saat ini, masyarakat masih menanggung kerugian akibat banjir bandang beberapa waktu lalu. Ditambah lagi, banjir susulan yang terus terjadi membuat mereka kesulitan kembali berusaha dan memenuhi kebutuhan keluarga.

“Dalam situasi seperti ini, dukungan logistik bukan hanya dibutuhkan, tetapi menjadi penentu keberlangsungan hidup sehari-hari,” tegas Ketua Baznas Tapsel, Jon Sujani Pasaribu, kepada wartawan, Senin (19/01/2026).

Jon menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat yang tertimpa musibah. Amanah zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki, munfiq, dan mushoddiq disalurkan secepat mungkin agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh mereka yang paling membutuhkan.

“Penyaluran bantuan ini juga menjadi bukti nyata bahwa, selain kewajiban, zakat merupakan kekuatan sosial yang mampu menguatkan umat di saat-saat paling sulit,” imbuhnya.

Untuk itu, lanjut Jon Sujani, Baznas Tapsel mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan solidaritas dan kepedulian, agar para korban yang terdampak bencana dapat bangkit, bertahan, dan kembali menata kehidupan dengan penuh harapan.

Tak hanya di pusat masyarakat di Tapsel, Jon Sujani menekankan bahwa, Baznas Tapsel akan terus hadir di tengah-tengah masyarakat yang terdampak bencana untuk menyalurkan bantuan dari para muzakki, munfiq, dan mushoddiq, terutama di daerah-daerah terpencil yang minim perhatian.

“Ke depan, amanah dari para muzakki akan disalurkan ke para mustahik produktif untuk meningkatkan taraf hidup mereka dan juga dalam upaya penyaluran zakat, infak, dan sedekah untuk menjadikan mustahik naik kelas,” pungkas Ketua Baznas Tapsel menutup. (Rel/Reza FH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *