PIONERNEWS.COM, TAPANULI SELATAN – Lewat program Corporate Social Responsibility (CSR), Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyalurkan bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada masyarakat 3 desa terdampak bencana alam di 2 Kecamatan di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).
Penyerahan bantuan yang jadi bukti komitmen BRI terhadap kepedulian sosial ini berlangsung di Kantor Kepala Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapsel, Kamis (08/01/2026). Ada 47 kepala keluarga (KK) dari 3 desa yaitu, Batu Godang 2 KK, Hapesong Baru 41 KK, dan Bandar Tarutung 4 KK.
Penyerahan DTH dilakukan langsung secara simbolis oleh Pimpinan Cabang (Pimcab) BRI Padangsidimpuan, diwakili Relationship Manager Funding & Transaction (RMTF) BRI Anggi Marito Aritonang, ke warga korban bencana berupa buku rekening BRI dengan saldo sebesar Rp1,8 juta untuk masing-masing KK terdampak.
Dalam kesempatan ini, RMTF BRI menyampaikan harapan, agar kiranya penyaluran DTH ini dapat membantu masyarakat terdampak yang tengah menghadapi masa sulit pasca bencana. Ia menegaskan komitmen Bank BRI yang akan selalu hadir di tengah masyarakat, baik dalam kondisi suka maupun duka.
“Harapannya juga, bantuan DTH sebesar Rp1,8 juta per KK ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sementara warga selama masa tunggu hunian pasca bencana,” harap Anggi.
Ia juga menyampaikan rasa empati dan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Tapsel, khususnya di Kecamatan Batang Toru dan Muara Batang Toru. Selain menimbulkan kerugian materi, bencana ini juga berdampak besar ke kehidupan dan aktivitas masyarakat.
“Melalui program CSR ini, BRI berharap bantuan yang disalurkan ini dapat menjadi bagian dari proses pemulihan bagi masyarakat terdampak bencana,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan warga penerima bantuan, Slamet Saputra, mengucapkan terima kasih ke Pemkab Tapsel dan Bank BRI atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Baginya, bantuan ini sangat berarti bagi para penyintas bencana.
“Di tengah kondisi sulit pasca bencana ini, kepedulian dari pemerintah serta Bank BRI menjadi penyemangat dan harapan bagi kami untuk bangkit kembali,” ungkapnya.
Slamet berharap masyarakat Batang Toru dan sekitarnya yang terdampak bencana dapat kembali menjalani kehidupan normal dan lebih baik ke depannya. Atas bantuan ini, Slamet dan penyintas lain merasa tidak sendiri menghadapi musibah ini.
“Karena, masih banyak pihak yang peduli. Bantuan ini akan kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan keluarga,” pungkasnya. (Reza FH)













