PIONERNEWS.COM, PADANGSIDIMPUAN – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan penyaluran BBM di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dan sekitarnya (termasuk Kota Padangsidimpuan) saat ini berada dalam proses pemulihan secara bertahap dan terkendali, seiring optimalisasi pola distribusi dari Fuel Terminal (FT) Sibolga.
Dalam statement resmi yang diterima awak media dari Humas PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Zaki Mubarok, Sabtu (31/01/2025) malam menerangkan bahwa, guna menjaga keandalan pasokan, pihaknya melakukan pengaturan distribusi secara terukur dan berkelanjutan.
“Agar, penyaluran BBM (bahan bakar minyak-red) ke lembaga penyalur tetap berjalan serta kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi,” tulisnya melalui pesan singkat WhatsApp.
Sebagai langkah percepatan normalisasi, lanjutnya, Pertamina Patra Niaga telah menyiapkan tambahan suplai BBM melalui pengiriman kapal menuju FT Sibolga. Untuk produk Pertalite dan Biosolar (B40), disiapkan total muatan masing-masing sebesar 2.000 KL dan 4.000 KL yang dijadwalkan tiba pada Minggu (01/02/2026) dini hari.
“Sementara itu, suplai produk Pertamax sebesar 1.000 KL juga diperkirakan tiba pada periode yang sama,” terangnya.
Zaki melanjut, dengan terealisasinya tambahan suplai tersebut, penyaluran BBM ke SPBU diperkirakan akan kembali berangsur normal mulai akhir pekan ini, sehingga antrean kendaraan dapat terurai secara bertahap. Pertamina Patra Niaga juga terus melakukan pemantauan serta koordinasi dengan seluruh pihak terkait guna memastikan kelancaran distribusi BBM di wilayah tersebut.
Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan, serta menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan pasokan energi bagi masyarakat, khususnya di wilayah Sumatera Bagian Utara.
“Apabila masyarakat membutuhkan informasi lebih lanjut terkait layanan BBM, dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135,” pesannya.
Berikut email media contact, Fahrougi Andriani Sumampouw, selaku Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga-Sub Holding Commercial & Trading: fahrougi.sumampouw@pertamina.com.
Amatan wartawan di lapangan, hingga saat ini, terpantau antrean sejumlah kendaraan baik roda dua dan empat yang hendak mengisi BBM jenis Pertalite, mengular sepanjang ratusan Meter di SPBU 14.227.312 Manunggang, Pijorkoling, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan.
Begitu juga dengan kendaraan roda empat atau lebih yang berbahan bakar diesel, juga terpantau mengantre hingga ratusan Meter di SPBU yang sama demi mendapat BBM jenis Biosolar. Meski petugas belum tampak mengarahkan nozzle ke tangki kendaraan, yang artinya BBM belum masuk serta saat ini kondisi cuaca hujan rintik, tapi masyarakat tetap setia antre berjam-jam.
“Aku sudah ngantri sejak jam satu siang (pukul 13.00 WIB) tadi, Bang. Sekarang, udah jam 10 malam lewat (pukul 22.00 WIB lebih) belum juga datang, tapi gak apa-apalah, ngantre aja. Kalau gak kebagian BBM, gimana aku mau narik Becak,” kata salah satu pengantre BBM jenis Pertalite yang juga penarik Becak Bermotor, Bang Regar saat diwawancarai awak media.
Menurut Bang Regar, ia baru saja mendapat informasi dari kawan-kawan sesama pengantre bahwa, BBM jenis Pertalite akan masuk besok, pukul 01.00 WIB. Meski harus mengantre sejak siang hingga dini hari besok, Bang Regar mengaku tetap setia menunggu kedatangan BBM, agar bisa tetap mencari nafkah untuk anak istrinya.
“Ya, mau gimana lagi lah. Kalau gak narik Becak, gak kerja aku. Mau makan apa anak-istri di rumah kalau gak narik aku. Mudah-mudahan, gak kayak-kayak gini lagilah ngantrinya besok-besok ya, Bang. Aturan, udah bisa aku narik dapat sewa dari siang tadi kalau normal. Kalau begini, ya terpaksa berhenti lah dulu narik becaknya,” tutup Bang Regar sedikit kesal. (Reza FH)














