Example floating
Example floating
BeritaDaerahPemkab TapselRilisSumutTapanuli Selatan

Bupati Tapsel Punggahan Bersama Korban Bencana di Huntap

235
×

Bupati Tapsel Punggahan Bersama Korban Bencana di Huntap

Sebarkan artikel ini
Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu, bersama Ketua Fraksi Gerindra DPRD Tapsel Rocky AP Gultom, Asisten III Triyanta, Kepala Bappeda Chairul Rizal Lubis, Kabag Umum Sugeng P Siregar, Camat Batang Toru Mara Tinggi, dan lainnya saat punggahan bersama warga terdampak bencana di Huntap Desa Hapesong Baru
Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu, bersama Ketua Fraksi Gerindra DPRD Tapsel Rocky AP Gultom, Asisten III Triyanta, Kepala Bappeda Chairul Rizal Lubis, Kabag Umum Sugeng P Siregar, Camat Batang Toru Mara Tinggi, dan lainnya saat punggahan bersama warga terdampak bencana di Huntap Desa Hapesong Baru. (Foto: Ist)

PIONERNEWS.COM, TAPANULI SELATAN – Jelang Ramadan 1447 H, Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H Gus Irawan Pasaribu, punggahan bersama warga terdampak banjir dan longsor di lokasi hunian tetap (Huntap) Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batang Toru, pada Rabu (18/02/2026) siang.

Dalam kegiatan yang menjadi simbol kebersamaan dan penguatan semangat pemulihan dari bencana ini, warga menyembelih seekor sapi bantuan dari Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution. Daging sapi lalu dimasak dan dihidangkan untuk dinikmati bersama sebagai wujud kebersamaan dan rasa syukur.

Sebelum makan bersama dimulai, Gus Irawan, sempat melakukan panggilan video (video call) melalui WhatsApp dengan Bobby Nasution. Dalam kesempatan itu, warga secara langsung menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada Gubernur.

“Terima kasih Pak Bobby,” ucap sejumlah ibu-ibu yang hadir kompak.

Menanggapi hal itu, Bobby Nasution menyampaikan salam dan doa bagi warga, agar dapat menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan baik. Bobby juga berharap, kiranya seluruh warga tetap dapat menjalankan ibadah selama bulan suci Ramadan dengan khusyuk, walau tengah dirundung musibah.

“Selamat menyambut bulan Ramadan ya Bapak dan Ibu. Semoga, kita mampu menjalankan ibadah di bulan yang suci ini dengan penuh khusyuk,” ujarnya sembari mempersilakan warga menikmati hidangan.

Selain makan bersama, Bupati juga menyerahkan bantuan kurma dan air mineral agar suasana Ramadan tahun ini tetap terasa seperti tahun-tahun sebelumnya bagi warga terdampak bencana.

“Tahun-tahun sebelumnya koum sisolkot kita di sini berbuka puasa di rumah dengan kurma, sebelum puasa juga punggahan. Nah, ini kita lakukan, supaya warga kita tetap merasakan hal yang sama,” kata Gus Irawan.

Ia menjelaskan, punggahan bersama warga terdampak bencana ini tidak hanya dilakukan di Hapesong Baru saja, tetapi juga di sejumlah desa lain di Kabupaten Tapsel. Jika kemarin sudah di Desa Garoga, Huta Godang, dan Sitinjak, maka Sipirok juga ikut menyembelih hewan punggahan.

“Kemudian di Huntara Simarpinggan, Desa Aek Ngadol, dan ini di Hapesong Baru,” cetusnya.

Terkait hunian, Gus Irawan menyebut warga Hapesong Baru memilih skema dana tunggu hunian (DTH) dibanding hunian sementara (Huntara). Karena itu, pemerintah daerah fokus mengejar penyelesaian pembangunan Huntap agar dapat segera ditempati.

“Maka mereka tidak disiapkan Huntara, tapi hunian tetap ini yang sedang coba kita kejar, agar sebelum Lebaran masyarakat sudah bisa menempatinya,” jelasnya.

Namun, ia mengakui progres pembangunan masih menghadapi kendala cuaca hujan deras yang berpotensi memperlambat pekerjaan. Meski demikian, pemerintah tetap menargetkan capaian pembangunan mendekati penyelesaian.

“Mungkin, tidak 100 persen bisa selesai. Tapi, mudah-mudahan bisa kita kejar di kisaran 80 persen karena masyarakat sudah sangat menanti,” terangnya seraya mengatakan bahwa, pembangunan Huntap, merupakan hasil gotong royong yang diinisiasi Menteri Perumahan Rakyat, Maruarar Sirait, melalui dukungan Yayasan Tzu Chi Indonesia.

Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan itu antara lain, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Tapsel Rocky AP Gultom, Asisten III Triyanta, Kepala Bappeda Chairul Rizal Lubis, Kabag Umum Sugeng P Siregar, Camat Batang Toru Mara Tinggi, dan lainnya.

Kegiatan punggahan ini menjadi simbol kuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus penegasan bahwa, proses pemulihan pascabencana terus berjalan menjelang Ramadan. (Rel/Reza FH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *