Example floating
Example floating
BeritaDaerahSumutTapanuli Selatan

Lansia Ditemukan Meninggal dengan Luka Parah di Belakang Rumah

141
×

Lansia Ditemukan Meninggal dengan Luka Parah di Belakang Rumah

Sebarkan artikel ini
Tim Inafis Polres Tapsel saat mengecek kondisi jenazah korban di Rumah Sakit
Tim Inafis Polres Tapsel saat mengecek kondisi jenazah korban di Rumah Sakit. (Foto: Dok Polres Tapsel)

PIONERNEWS.COM, TAPANULI SELATAN – Seorang perempuan lanjut usia (Lansia), BH (78), ditemukan tak bernyawa dengan kondisi luka parah di belakang rumahnya di Dusun Simandalu, Desa Pal XI, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Rabu (25/02/2026) dini hari.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban. Warga setempat, dikejutkan dengan penemuan BH dalam kondisi terbaring sekitar 20 Meter di belakang rumahnya.

Saat ditemukan, korban mengalami luka serius di bagian wajah, memar, serta darah terlihat mengalir dari mulutnya. Warga kemudian berupaya memberikan pertolongan dengan membawa korban ke RSUD Padangsidimpuan.

“Setelah mendapatkan penanganan medis, korban dinyatakan meninggal dunia,” ujar Kapolres Tapsel, AKBP Yon Edi Winara, membenarkan adanya laporan penemuan korban dengan luka tidak wajar tersebut.

Kapolres menjelaskan bahwa, informasi awal terkait meninggalnya Lansia ini, diterima melalui pesan singkat dari masyarakat yang melaporkan keadaan korban yang telah dibawa ke rumah sakit di Padangsidimpuan.

“Begitu menerima informasi, personel Pamapta bersama piket fungsi mengecek kebenaran informasi tersebut sekaligus melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara, apabila ditemukan unsur tindak pidana,” imbuh AKBP Yon.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kejadian bermula pada Selasa (24/02/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Anak kandung korban yang pulang ke rumah mendapati kondisi rumah dalam keadaan berantakan.

Setelah mencari ke dalam rumah dan sekitar lingkungan, anak korban tidak menemukan ibunya dan selanjutnya meminta bantuan kepada warga untuk melakukan pencarian.

Tak lama berselang, warga menemukan korban di area belakang rumah dalam kondisi gelap dengan luka pada wajah serta darah keluar dari mulutnya. Korban segera dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

Pihak kepolisian telah mengamankan lokasi kejadian dan memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan. Selain itu, penyidik juga telah meminta visum et repertum (VER) guna memastikan penyebab kematian secara medis.

Kapolres menegaskan proses penyelidikan masih berjalan, termasuk pemeriksaan saksi dan pengumpulan bahan keterangan untuk mengungkap peristiwa secara terang.

“Kami masih melakukan pemeriksaan awal terhadap para saksi dan pengumpulan bahan keterangan. Proses penyelidikan sedang berjalan untuk mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Polres Tapsel mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait motif maupun pelaku sebelum hasil resmi penyelidikan diumumkan.

Kasus ini masih dalam penanganan aparat kepolisian, sementara kepastian penyebab kematian korban menunggu hasil pemeriksaan medis dan pendalaman penyidik. (Rel/Reza FH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *