Example floating
Example floating
BeritaNasionalPolisi Kita

Dari Tapsel untuk Aceh: Kiprah AKBP Yasir Ahmadi, Polisi Dermawan yang Selalu Dikenang

471
×

Dari Tapsel untuk Aceh: Kiprah AKBP Yasir Ahmadi, Polisi Dermawan yang Selalu Dikenang

Sebarkan artikel ini
Wadirreskrimsus Polda Aceh, AKBP Yasir Ahmadi, saat memimpin Apel pagi rutin di jajaran
Wadirreskrimsus Polda Aceh, AKBP Yasir Ahmadi, saat memimpin Apel pagi rutin di jajaran. (Foto: Dok Ditreskrimsus Polda Aceh)

PIONERNEWS.COM, ACEH – Sosok AKBP Yasir Ahmadi kembali menjadi perbincangan di tengah masyarakat Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel). Sebab, mantan Kapolres Tapanuli Selatan (Tapsel), Polda Sumatera Utara (Sumut) itu kini dipercaya mengemban amanah sebagai Wadirreskrimsus Polda Aceh.

Selama menjabat sebagai Kapolres Tapsel, AKBP Yasir Ahmadi dikenal sebagai figur yang dekat dengan ulama dan masyarakat. Ia merupakan putera asli Tabagsel sekaligus anak dari Ulama kharismatik, almarhum H Ahmad Syaukani, mantan Ketua MUI Kota Padangsidimpuan.

Latar belakang keluarga religius turut membentuk karakter kepemimpinannya yang humanis dan merangkul semua kalangan. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2005 ini juga dikenal dermawan dan ringan tangan membantu masyarakat kecil.

Seperti di bulan suci Ramadan, ia aktif menggagas program Ramadan Berkah, dengan turun langsung dari kampung ke kampung menyantuni masyarakat pra sejahtera di wilayah hukumnya.

Tak heran, pada Ramadan tahun ini, banyak warga yang terkenang akan kepemimpinan AKBP Yasir Ahmadi saat bertugas di Tapsel. Program-programnya dinilai bukan sekadar seremonial, melainkan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Selain itu, lulusan Pondok Pesantren Pondok Pesantren Darul Mursyid ini juga dikenal melalui program Kapolres Jelajah Huta. Melalui program tersebut, ia rutin menyambangi desa-desa, berdialog dengan warga, serta mencarikan solusi atas berbagai persoalan Kamtibmas.

Pendekatan persuasif dan komunikatif menjadi ciri khas kepemimpinannya. Di bidang penegakan hukum, AKBP Yasir Ahmadi menunjukkan komitmen kuat dalam pemberantasan narkotika melalui program Jihad Melawan Narkoba.

Salah satu capaian besarnya terjadi pada 2025 silam saat jajaran Polres Tapsel berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 3 kilogram di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta).

Hal tersebut tergolong besar untuk ukuran wilayah kabupaten dan menjadi pemecah rekor pengungkapan kasus sabu terbesar se-Tabagsel, sehingga menuai apresiasi luas dari masyarakat. Tak hanya fokus pada keamanan, ia juga meninggalkan jejak pengabdian di bidang sosial.

Saat menjabat Kapolres di 2025 silam, AKBP Yasir Ahmadi berhasil membantu mewujudkan akses air bersih bagi masyarakat Desa Pal XI, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapsel.

Warga setempat mengaku, sejak Indonesia merdeka, sebagian masyarakat desa tersebut mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Melalui kepedulian dan koordinasi lintas pihak, kebutuhan dasar tersebut akhirnya terpenuhi.

Di bawah kepemimpinannya pula, Polres Tapsel mampu menjaga stabilitas keamanan selama agenda demokrasi lima tahunan, baik Pilkada maupun Pilpres, sehingga berlangsung aman dan damai di wilayah hukumnya.

Berbagai keberhasilan tersebut menuai apresiasi dari beragam kalangan. Kini, dengan amanah baru sebagai Wadirreskrimsus Polda Aceh, harapan masyarakat kampung halamannya tetap sama.

Mereka berharap, di mana pun bertugas, AKBP Yasir Ahmadi tetap menjadi sosok penegak hukum yang berpihak pada kebenaran, menjunjung keadilan, dan hadir untuk masyarakat kecil.

Kini, AKBP Yasir Ahmadi masih tetap menunjukkan komitmen yang sama dengan mendorong rekan-rekan dan anggotanya di jajaran Ditreskrimsus Polda Aceh untuk menjadi insan Polri yang memiliki komitmen, disiplin, dan integritas dalam melaksanakan tugas.

Menurutnya, kejujuran adalah pondasi utama menjalani tugas sebagai aparat penegak hukum. Transparansi serta keterbukaan harus dimulai dari internal Polri itu sendiri. Karena, tanpa integritas dari dalam, baginya mustahil Polri mampu membangun kepercayaan dari luar.

“Rekan-rekan, syukuri kemampuan kita untuk berbicara dengan menyampaikan kebenaran. Implementasikan kejujuran dalam setiap tugas, karena tanpa kejujuran dan integritas di internal, kita tidak layak berbicara tentang penegakan hukum kepada masyarakat,” ungkap AKBP Yasir Ahmadi, saat memimpin Apel pagi rutin di jajaran Ditreskrimsus Polda Aceh, Selasa (03/03/2026). (Reza FH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *