Example floating
Example floating
BeritaDaerahPadangsidimpuanPolisi KitaSumut

Jelang Idul Fitri, Polres Padangsidimpuan Cek Harga Pangan

324
×

Jelang Idul Fitri, Polres Padangsidimpuan Cek Harga Pangan

Sebarkan artikel ini
Ps Kanit II Ekonomi Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan, Aipda Rajo Agus Putra Juli, dan lainnya, saat melakukan pengecekan harga bahan pangan di Pasar jelang Idul Fitri
Ps Kanit II Ekonomi Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan, Aipda Rajo Agus Putra Juli, dan lainnya, saat melakukan pengecekan harga bahan pangan di Pasar jelang Idul Fitri. (Foto: Dok Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan)

PIONERNEWS.COM, PADANGSIDIMPUAN – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M, Unit II Ekonomi Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan dan pemerintah daerah setempat, melaksanakan pengecekan harga bahan pangan pokok di Pasar Pajak Batu Wek II, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Rabu (04/03/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan guna memastikan kestabilan harga serta ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat selama bulan suci Ramadan hingga menjelang Idul Fitri. Dalam kegiatan tersebut, petugas turun langsung ke lapangan untuk berinteraksi dengan para pedagang.

Petugas, juga memantau perkembangan harga berbagai komoditas pangan utama yang menjadi kebutuhan masyarakat sehari-hari. Berdasarkan hasil pengecekan di pasar tersebut, harga sejumlah komoditas pangan terpantau masih berada dalam kondisi stabil.

Untuk komoditas beras, harga kuku balam tercatat sebesar Rp16.250 per Kg, sementara beras jongkong IR 64 dijual seharga Rp14.500 per Kg. Harga gula kristal putih curah berada di angka Rp18 ribu per Kg. Pada komoditas minyak goreng, minyak goreng kemasan merek Bimoli dijual dengan harga Rp22 ribu per liter.

Sedangkan minyak goreng curah berada pada kisaran Rp17.100 per liter dan minyak goreng kemasan sederhana merek Kita dijual Rp17.500 per liter. Untuk komoditas daging ayam, harga daging ayam boiler berada di kisaran Rp45 ribu per Kg, sementara daging ayam kampung dijual sekitar Rp75 ribu per Kg.

Selanjutnya, harga telur ayam boiler tercatat Rp28.800 per Kg dan telur ayam kampung berada di kisaran Rp52.500 per Kg. Pada komoditas susu, harga susu Dancow tercatat Rp50 ribu per kaleng, sedangkan susu kental manis (SKM) Indomilk dijual dengan harga Rp15 ribu per kemasan.

Untuk komoditas tepung terigu, tepung segitiga biru dijual Rp15 ribu per Kg, tepung cakra kembar Rp17 ribu per Kg, dan tepung Kunci Rp15 ribu per Kg. Kemudian, harga kacang kedelai impor maupun lokal sama-sama berada pada kisaran Rp15 ribu per Kg.

Sementara itu, harga mie instan rasa kari ayam tercatat Rp3.500 per bungkus. Untuk komoditas cabai, harga cabai merah berada di kisaran Rp30 ribu per Kg dan cabai rawit hijau juga sekitar Rp30 ribu per Kg. Adapun harga bawang merah tercatat Rp40 ribu per Kg, sedangkan untuk bawang putih tak ditemukan ketersediaannya saat pengecekan berlangsung.

“Dari hasil kegiatan ini, disimpulkan bahwa, ketersediaan barang pangan kebutuhan pokok di wilayah Kota Padangsidimpuan masih dalam kondisi aman dan harga relatif stabil,” kata Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan, AKP Hasiholan Naibaho, melalui Ps Kanit II Ekonomi, Aipda Rajo Agus Putra Juli, Rabu (04/03/2026).

Ia mengatakan bahwa, kegiatan ini merupakan langkah antisipatif untuk memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang tidak wajar maupun praktik penimbunan bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri. Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan harga bahan pokok tetap stabil.

“Kami juga ingin memastikan bahwa, stok pangan mencukupi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan hingga menjelang Idul Fitri. Dari hasil pemantauan di Pasar Pajak Batu Wek II, harga kebutuhan pokok masih relatif normal dan ketersediaannya juga aman,” tambah Kanit.

Ia juga menegaskan, pihaknya akan terus lakukan pengawasan terhadap distribusi bahan pokok di wilayah hukum Polres Padangsidimpuan. Menurutnya, pengawasan ini penting untuk mencegah adanya praktik penimbunan, permainan harga, dan distribusi yang tidak wajar yang dapat merugikan masyarakat.

“Pengawasan dan monitoring terhadap peredaran serta distribusi bahan pangan akan terus dilakukan. Jika ditemukan adanya praktik penimbunan atau permainan harga yang merugikan masyarakat, tentu akan ditindak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Ia juga mengimbau ke para pedagang agar tetap menjual bahan pokok dengan harga yang wajar serta tidak memanfaatkan momentum Ramadan dan menjelang Idul Fitri untuk mengambil keuntungan berlebihan.

“Kami mengimbau ke para pedagang agar tetap menjaga stabilitas harga dan tidak menaikkan harga secara tidak wajar. Mari bersama-sama menjaga situasi pasar tetap kondusif sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokoknya dengan tenang,” ajaknya.

Selain itu, ia juga meminta masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying yang justru dapat memicu ketidakseimbangan pasokan di pasar. Kepada masyarakat, pihaknya juga mengimbau agar berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan.

“Tidak perlu melakukan pembelian berlebihan karena stok bahan pokok di wilayah Kota Padangsidimpuan hingga saat ini masih mencukupi,” tambahnya.

Pihaknya memastikan bahwa, Polres Padangsidimpuan akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.

“Melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, diharapkan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok dapat terus terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan hingga merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” pungkas Kanit menutup. (Reza FH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *