Example floating
Example floating
BeritaDaerahMedanPemkab TapselRilisSumutTapanuli Selatan

Kinerja Gus Irawan Tangani Bencana di Tapsel Diakui Selevel Menteri

137
×

Kinerja Gus Irawan Tangani Bencana di Tapsel Diakui Selevel Menteri

Sebarkan artikel ini
Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu, menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto, saat kunjungan ke lokasi bencana di Kecamatan Batang Toru beberapa waktu lalu
Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu, menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto, saat kunjungan ke lokasi bencana di Kecamatan Batang Toru beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)

PIONERNEWS.COM, MEDAN – Kerja cepat dan koordinasi intensif seorang Kepala Daerah seperti, Gus Irawan Pasaribu, terutama dalam menangani bencana hidrometeorologi di Tapanuli Selatan (Tapsel) pada November dan Desember 2025 silam menuai ragam apresiasi dari berbagai pihak.

Usai apresiasi dari Mendagri Tito Karnavian dan Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait, kali ini Bupati Tapsel, Gus Irawan, juga diapresiasi anggota DPRD Sumut Fraksi Gerindra, Gusmiyadi. Menurut Gusmiyadi, Gus Irawan layak disebut Bupati rasa Menteri.

“Saya kira, harus kita akui bahwa, Gus Irawan Pasaribu layaknya Bupati rasa Menteri,” kata Gusmiyadi atau akrab disapa Goben kepada awak media, Kamis (02/04/2026), usai melihat gelombang pujian para Menteri Kabinet Merah Putih atas kinerja Pemkab Tapsel dalam percepatan penanganan penyintas bencana.

Sebagai informasi, Goben ini, dulunya termasuk tenaga ahli saat Gus Irawan menjadi anggota DPR RI. Namun kemudian, Goben ikut mencalonkan diri sebagai anggota legislatif melalui Partai Gerindra. Dia terpilih menjadi anggota DPRD Sumut dari Dapil Sumut X meliputi (Simalungun dan Pematangsiantar) pada pemilihan legislatif 2019 dan 2024.

“Keberpihakan kebijakan Pemkab Tapsel menangani bencana, merupakan wujud kerja cepat dan koordinasi intensif pemerintah daerah. Sekali lagi, saya kira harus diakui bahwa, Gus Irawan Pasaribu bekerja selevel Menteri,” pujinya.

Menurut Goben, Gus Irawan itu dulunya merupakan profesional karena lama berkarir di Bank Sumut dan kemudian berpindah menjadi politisi. Menurutnya, itu sangat membantu Pemkab Tapsel dalam menangani bencana besar yang melanda 14 dari 15 Kecamatan di sana.

Anggota dewan dari Fraksi Gerindra itu mengungkapkan, dalam konteks cara berpikir, bekerja sistematis dan runut yang dimiliki Gus Irawan, dinilai dapat me-maintenance semua sumber daya yang ada di Tapsel yang sangat membantu wilayah tersebut untuk pulih.

“Yang saya tahu Bupati Tapsel ini orang yang tipikalnya berpikir detil. Dan kalaupun ada pujian dari Mendagri dan Menteri Perumahan Rakyat Bang Ara, itu layak disematkan,” tambahnya.

Goben menambahkan pola pikir dan cara kerja Gus Irawan merupakan cerminan politisi paripurna di Gerindra. Gus Irawan menurutnya, bukan saja punya persfektif politik yang tajam dan luas, tapi juga orang yang detil dalam administratif dan mengorkestrasi kerja anggota tim, dalam hal ini, aparatur sipil negara di Tapsel.

Menurut penilaiannya, beruntunglah Tapsel kali ini mendapatkan Bupati sekelas Gus Irawan. Dalam analisis Goben, Gus Irawan merupakan sosok yang dulu berkutat di dunia profesional. Dunia profesional itu tidak ada yang abu-abu.

“Semua punya ukuran. Nah, kemudian ketika dia beralih ke politik, pastinya meluaskan jangkauan pergaulannya,” ucapnya.

Ia menerangakan, Gus Irawan tidak saja mampu bergerak cepat menanggulangi bencana tapi coba kita lihat kemampuannya terkoneksi dengan Komisi V DPR RI dalam mengatasi jalan rusak Batu Jomba. Ini ruas jalan rusak yang dilintasi setiap kendaraan ke Tapsel.

“Kawasan Batu Jomba ini, sampai mendunia bukan karena sisi positif tapi karena salah satu jalan rusak terparah. Gus Irawan menghubungi langsung Komisi V. Lalu dari situ dimulai tindakan perbaikan Batu Jomba,” terangnya.

Gusmiyadi faham betul, sepak terjang Gus Irawan sampai ke pusat termasuk misalnya mensinkronkan programnya di Tapsel dalam gerakan 1.000 kolam dengan Menteri Perikanan. Bahkan, Gus Irawan sampai mengejar ke Kementerian Perikanan agar gerakan 1.000 kolam wujud di Tapsel.

“Sekarang program tersebut bisa jalan,” tegasnya.

Begitupula dengan Menteri PKP, Maruarat Sirait, yang saat ini menjadi kader Gerindra, yang juga pernah bersama-sama dengan Gus Irawan di Komisi XI DPR RI. Saat mereka bersama di Komisi XI, Goben merupakan tenaga ahli-nya Gus Irawan.

“Bupati Tapsel ini termasuk konsisten mengelola network dan jejaring yang kemudian banyak membantunya memimpin Tapsel,” jelasnya.

Goben juga menceritakan dalam beberapa waktu terakhir sebelum bencana, Gus Irawan mengajaknya berdialog dengan Menteri Pertanian, Amran Sulaiman. Kebetulan, Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, salah satu kader Gerindra dari Jawa Tengah.

Ia bersyukur, bisa berdialog dengan Sudaryono dan Gus Irawan kemudian membawa program terutama tentang penguatan ketahanan pangan di daerahnya serta hal-hal lain yang bisa membantu petani. Jadi, track record inilah yang membuatnya tak ragu menyatakan levelnya sudah sekelas Menteri.

Kata Goben, Tapsel diproyeksikan lebih maju di bawah kepemimpinan Gus Irawan. Kalau kemudian ada pernyataan Mendagri agar berlajar ke Tapsel, ia berpendapat bukan saja yang di Sumut, tapi juga seharusnya daerah-daerah lain.

Menurutnya, setiap pejabat daerah perlu berkonsultasi dan membangun pola kerja yang sama yang baik, sehingga ketika mengusulkan ke pemerintah pusat sudah relevan serta sesuai dengan kebutuhan administrasi yang ditentukan.

Ketika ditanyakan apa saran Goben agar Pemkab Tapsel mampu bergerak lebih cepat lagi mengungguli daerah lain, ia mengingatkan agar para OPD bisa menyesuaikan diri dengan kapasitas dan kompetensi yang dimiliki Bupati-nya.

“Saya khawatir juga ini. Karena sudah pasti Bang Gus Irawan akan bergerak cepat sekali sementara jika OPD lambat, mereka ketinggalan gerbong,” ungkapnya.

Jika OPD bergerak lambat, Goben yakin bahwa Gus Irawan akan bergerak terus karena melihat peluang yang sangat luas yang ada di Jakarta untuk digiring membangun Tapsel. Pertanyaannya, sebut Goben, apakah OPD di Tapsel punya kesiapan seperti itu?

“Kalau tak siap, ya siapkanlah jantung terkejut melihat langkah dan gerakan Bupati-nya yang sangat luwes dan cepat. Kalau OPD tidak termotivasi mengikuti gerakan Gus Irawan, mereka akan tercecer dan tertinggal di belakang,” pungkasnya menutup. (Rel/Reza FH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *