PIONERNEWS.COM, TAPANULI SELATAN – Guna meningkatkan dan mendorong pertumbuhan perekonomian daerah, Pemkab Tapanuli Selatan (Tapsel) saat ini tengah fokus pada pengembangan kawasan komoditas unggulan. Selain itu, Pemkab Tapsel juga fokus untuk meningkatkan daya saing guna mendongkrak kesejahteraan masyarakat.
“Pengembangan komoditas unggulan tak hanya berorientasi di peningkatan produksi semata. Tapi juga mencakup hilirisasi industri, peningkatan nilai tambah, penguatan rantai pasok, hingga perluasan akses pasar,” ungkap Bupati Tapsel, Gus Irawan Pasaribu, dalam sambutan yang disampaikan Wakil Bupati, Jafar Syahbuddin Ritonga, pada rapat koordinasi teknis perencanaan pembangunan (Rakortekrenbang) 2026, Rabu (01/04/2026).
Dalam forum strategis yang bertujuan untuk menyelaraskan arah pembangunan daerah berbasis potensi unggulan ini, Jafar juga menekankan pentingnya sinergi yang kuat antar sektor dan wilayah, agar seluruh potensi unggulan daerah dapat berkembang secara optimal.
Baginya, Rakortekrenbang ini memiliki arti sangat penting bagi Kabupaten Tapsel, khususnya dalam upaya pemulihan daerah pasca bencana yang berdampak pada 14 Kecamatan pada November 2025 silam.
Pemerintah daerah saat ini, sambung Wakil Bupati, menitikberatkan pada pemberdayaan ekonomi masyarakat sebagai langkah percepatan pemulihan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah.
Kabupaten Tapsel sendiri, kata dia, memiliki berbagai komoditas unggulan yang potensial untuk terus dikembangkan secara terarah dan berkelanjutan di antaranya kopi, aren, kakao, kolang-kaling, serta komoditas pertanian dan perkebunan lainnya.
Melalui forum tersebut, Pemkab Tapsel berharap akan terbangun sinkronisasi program dan kebijakan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam mendukung penguatan kawasan komoditas unggulan di seluruh wilayah Sumatera Utara.
“Kami berharap Rakortekrenbang ini menghasilkan rekomendasi strategis, inovatif, dan aplikatif guna mendorong pembangunan berbasis potensi unggulan daerah sehingga tercipta pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” tambahnya dalam rapat yang digelar di Aula Sarasi Lantai III, Kompleks Perkantoran Bupati Tapsel di Kecamatan Sipirok itu.
Sebelumnya, Jafar mengawali kegiatan ini dengan menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta rapat di Bumi Dalihan Natolu. Baginya, sebuah kehormatan bagi Kabupaten Tapsel dapat menjadi bagian dari agenda penting perencanaan pembangunan tersebut.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara, M Bobby Afif Nasution, yang diwakili Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Dr Dikky Anugerah, menyampaikan bahwa Rakortekrenbang ini memiliki posisi sangat strategis dalam keseluruhan siklus perencanaan pembangunan daerah.
Ia menjelaskan, forum ini menjadi bagian penting dalam penyusunan rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) TA 2027 sekaligus implementasi rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) TA 2025-2029.
Pembangunan daerah, lanjut Dikky, merupakan proses transformasi yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. Kata Dikky, di 2027 akan menjadi fase ekspansi pembangunan, sehingga perencanaan kerja di tahun tersebut menjadi titik ungkit penting untuk memperluas sasaran, cakupan, dan manfaat pembangunan secara masif di seluruh wilayah Sumatera Utara.
Dengan mengusung tema, “Hilirisasi dan Industrialisasi Berbasis Komoditas Unggulan”, pembangunan ekonomi daerah ke depan tidak cukup hanya berhenti pada peningkatan produksi komoditas primer, melainkan harus diwujudkan melalui keterpaduan lintas sektor secara terintegrasi dan berkelanjutan.
“Sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota menjadi kunci keberhasilan pembangunan. Kami berharap Rakortekrenbang ini melahirkan program yang konkret, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Rakortekrenbang 2026 ini rencananya berlangsung selama dua hari sejak 1 hingga 2 April 2026, yang terbagi dalam dua desk pembahasan, yakni pengelolaan sumber daya air (PSDA) di Aula Dinas Kesehatan dan infrastruktur di Aula Bappeda.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Bupati/Wali Kota se-Sumatera Utara, Sekda Tapsel Sofyan Adil Siregar, para Pimpinan OPD serta Camat.
Rakortekrenbang diharapkan menjadi momentum memperkuat kolaborasi pembangunan daerah menuju pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara yang maju, inklusif, dan berkelanjutan. (Rel/Reza FH)














