PIONERNEWS.COM, TAPANULI SELATAN – Sebagai bentuk komitmen mengoptimalkan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui sektor produktif, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tapanuli Selatan (Tapsel) menandatangani perjanjian kerja sama tripartit dengan Kelompok Tani, dan Yayasan Marsada Angkola Barat, Rabu (29/04/2026).
Penandatanganan perjanjian kerja sama tripartit ini digelar di sela Grand Opening SPPG Sitinjak di Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapsel. Penandatanganan dilakukan Ketua Baznas Tapsel, Jon Sujani Pasaribu, dan disaksikan langsung Bupati Gus Irawan Pasaribu, dan jajaran pemangku kepentingan daerah.
Kehadiran pemerintah daerah dalam momentum ini merupakan bentuk dukungan terhadap inisiatif Baznas Tapsel dalam mengentaskan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi umat. Kerjasama ini juga menjadi implementasi zakat produktif yang dikelola secara profesional sesuai koridor regulasi dan prinsip syariah.
“Fokus utama Baznas melalui program ini adalah mengubah status mustahik menjadi muzzaki,” tegas Ketua Baznas Tapsel, Jon Sujani Pasaribu, dalam sambutannya.
Dengan memberi akses permodalan bagi Kelompok Tani, ia mengaku bahwa, Baznas telah membangun ekosistem ekonomi mandiri. Di mana, hasil panen para petani lokal akan mendapatkan akses pasar yang jelas.
“Termasuk mendukung kebutuhan nutrisi anak-anak maupun masyarakat, melalui program MBG (makan bergizi gratis),” ujar Jon Sujani.
Lebih jauh, ia juga mengatakan bahwa, peran Baznas sebagai penyedia modal bagi Kelompok Tani dilakukan dengan seleksi dan pengawasan ketat agar dana ZIS tersalurkan tepat sasaran kepada mereka yang berhak ataupun asnaf.
“Kami membangun kemitraan yang transparan, agar para petani binaan mampu berdaya secara ekonomi dan mandiri dalam jangka panjang,” tambah Jon Sujani.
Ke depan, kata Jon Sujani, penyaluran zakat produktif kepada Kelompok Tani mustahik sekitar dapur MBG, akan terus disalurkan ke seluruh daerah, di manapun dapur MBG berada.
Dengan kehadiran Baznas sebagai penyedia modal, petani sebagai penerima manfaat akan menanam sayuran dan buah-buahan sesuai kebutuhan dapur MBG. Dan Yayasan sebagai off-taker akan memasok ke dapur MBG.
“Maka, ini akan menjadi suatu model ekosistem yang mengkolaborasikan berbagai pihak yang saling menguntungkan,” pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Tapsel, Gus Irawan Pasaribu, mengapresiasi peran aktif Baznas yang telah menginisiasi program pemberdayaan masyarakat sekitar dapur MBG, yang sejalan dengan upaya daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat bawah.
Melalui sinergi tripartit ini, Baznas Tapsel telah membuktikan peran strategisnya sebagai lembaga utama penyejahtera umat yang tetap menjaga integritas dan kemandirian dalam tata kelola ZIS.
Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Tapsel Abdul Basith Dalimunthe, Ketua TP PKK Ny Murni Gus Irawan, Ketua Dharma Wanita Ny Ira Sofyan Adil, serta seluruh unsur Forkompimda, pemerintahan kecamatan, koordinator SPPG Tapsel, serta tokoh masyarakat lainnya. (Rel/Reza FH)













