Example floating
Example floating
BeritaDaerahSumutTapanuli Selatan

Tersambar Petir, Pelajar 14 Tahun Meninggal

177
×

Tersambar Petir, Pelajar 14 Tahun Meninggal

Sebarkan artikel ini
Foto ilustrasi
Foto ilustrasi.

PIONERNEWS.COM, TAPANULI SELATAN – Nasib nahas menimpa pelajar berusia 14 tahun, RNS. Betapa tidak, hujan deras disertai kilatan petir di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sabtu (18/04/2026) sore, menjadi petaka baginya.

Pelajar yang tinggal di Dusun Kampung Baru, Desa Wek IV itu, dinyatakan meninggal dunia tersambar petir. RNS mungkin tak mengira, keceriaan mandi hujan bersama teman-temannya berubah jadi maut.

“Korban dan teman-temannya mandi hujan sekaligus mengambil tebu di sekitar pekarangan depan rumah korban,” ujar Kapolsek Batang Toru, AKP PM Siboro, Minggu (19/04/2026) sore.

Setelah mengambil tebu, korban dan rekannya kemudian duduk di depan rumah untuk menikmatinya. Namun, dalam kondisi cuaca yang masih hujan deras disertai petir yang menyambar, korban tersambar hingga langsung pingsan di lokasi.

“Temannya segera berlari memberi tahu orang tua korban,” lanjut Siboro.

Korban, kemudian dilarikan ke Puskesmas Batang Toru untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun nahas, nyawanya tak tertolong, meski sudah mendapat pertolongan pertama.

Menurut Kapolsek, dari hasil pengumpulan bahan keterangan yang dilakukan pihak kepolisian, tidak ditemukan adanya unsur lain selain faktor alam dalam peristiwa tersebut.

Dalam kesempatan ini, Kapolsek berpesan kepada masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika cuaca ekstrem terjadi.

“Kami mengimbau masyarakat agar menghindari aktivitas di luar rumah saat hujan deras disertai petir. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tandas Siboro.

Untuk diketahui, jenazah korban telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Wek IV Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. (Rel/Reza FH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *