PIONERNEWS.COM, TAPANULI SELATAN – Ketua Fraksi Gerindra DPRD Tapanuli Selatan (Tapsel), Rocky AP Gultom, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tapsel di bawah kepemimpinan Jon Sujani Pasaribu.
Menurut Rocky, meski kepengurusan Baznas Tapsel yang dipimpin Jon Sujani terbilang masih seumur jagung (baru sekitar enam bulan), namun gebrakan dan kerja nyata yang ditunjukkannya, tak bisa dianggap sepele.
“Ini bukan kerja biasa. Dalam waktu singkat, Baznas sudah menunjukkan dampak nyata di lapangan. Patut diacungi jempol,” tegas Rocky kepada awak media, Jumat (01/05/2026) malam.
Salah satu yang paling disorot adalah peran aktif Baznas dalam membantu pemerintah daerah menangani korban bencana di Tapsel. Rocky menilai kehadiran Baznas benar-benar dirasakan masyarakat, bukan sekadar simbolis belaka.
Ia bahkan menyoroti langsung gaya kepemimpinan Jon Sujani yang turun ke lapangan sejak awal-awal pasca bencana. Menurutnya, Jon Sujani sebagai ketua, memimpin tidak hanya duduk di belakang meja.
“Beliau rela turun langsung, membawa bantuan, mendengar keluhan warga, bahkan menjangkau daerah terpencil yang sulit diakses. Ini bentuk kepemimpinan yang konkret,” ujarnya.
Tak berhenti pada aksi kemanusiaan, Rocky juga mengapresiasi langkah strategis Baznas dalam membangun ekosistem ekonomi desa melalui skema kerja sama tripartit. Program ini melibatkan Kelompok Tani di sekitar dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), serta yayasan pemasok sebagai off-taker.
Dalam skema tersebut, Baznas berperan sebagai penyedia modal bagi petani penghasil sayur dan buah. Bagi Rocky, pendekatan ini tergolong berani dan inovatif.
“Ini out of the box. Baznas tidak lagi sekadar menghimpun zakat, infak, dan sedekah, tetapi sudah masuk ke ranah pemberdayaan ekonomi yang sistematis,” katanya.
Ia menilai, model ini mampu menciptakan rantai ekonomi baru di tengah masyarakat. Dampaknya, kesejahteraan petani bisa meningkat dan ketergantungan terhadap bantuan sosial dapat ditekan.
“Harapannya jelas, mustahik bisa naik kelas menjadi muzakki. Itu indikator keberhasilan yang sesungguhnya,” tambahnya.
Rocky juga menilai program penyaluran zakat produktif yang dijalankan Baznas Tapsel menjadi salah satu kunci dalam memutus rantai kemiskinan. Jika dijalankan secara konsisten, program ini diyakini mampu mengurangi kesenjangan sosial.
“Pemberdayaan ekonomi umat ini penting. Kalau berjalan optimal, ketimpangan sosial bisa ditekan,” ucapnya.
Dalam kesempatan lain, usai rapat paripurna DPRD Tapsel, Rocky turut mengapresiasi langkah Jon Sujani yang aktif menjalin komunikasi dengan legislatif melalui audiensi bersama pimpinan dan anggota DPRD.
“Beliau proaktif menjemput bola. Datang langsung meminta dukungan dan sinergi ke DPRD. Ini langkah yang tepat untuk memperkuat kelembagaan,” jelas Rocky.
Lebih jauh, ia menilai pengelolaan Baznas Tapsel saat ini sudah mengarah pada standar profesional, dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keterukuran.
“Indikatornya jelas, terbuka, terpercaya, dan terukur. Ini fondasi penting untuk membangun kepercayaan publik,” tukasnya. (Reza FH)













