PIONERNEWS.COM, TAPANULI SELATAN – Ibu Nurhanda Harahap, warga Pra Sejahtera yang tinggal di Lingkungan I, Kelurahan Napa, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), tak kuasa menahan tangis haru usai melihat kondisi rumahnya saat ini.
Pasalnya, rumah tempat ia tinggal yang sebelumnya terbilang tak layak yang hanya berdinding tepas berlantai tanah, kini sudah tampak lebih indah, baru, dan asri. Suasana rumah yang begitu indah itu, merupakan mimpi Ibu Nurhanda sejak lama yang baru bisa diwujudkan Bupati Tapsel, Gus Irawan Pasaribu.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian Bapak Bupati dan pemerintah daerah yang memberikan rumah layak huni bagi keluarga kami,” ucap Ibu Nurhanda di sela peresmian program bedah rumah Pemkab Tapsel bagi warga Pra Sejahtera, pada Sabtu (02/05/2026).

Begitu pun Gus Irawan, yang hadir langsung meresmikan rumah Ibu Nurhanda. Ia mengaku bersyukur atas terlaksananya program bedah rumah yang menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang masih membutuhkan tempat tinggal layak huni.
Ia menegaskan bahwa, keberhasilan pembangunan rumah tersebut tidak hanya berasal dari bantuan pemerintah melalui APBD saja. Tetapi juga hasil semangat gotong royong masyarakat yang menjadi nilai utama budaya Tapsel.
“Program ini adalah pengamalan falsafah Dalihan Natolu yang menekankan kebersamaan dan gotong royong. Sinergi seluruh pihak membuat persoalan masyarakat dapat diselesaikan bersama,” ujar Bupati.
Bupati menjelaskan, pembangunan rumah ini berawal dari laporan Kepala Inspektur Tapsel, Hamdy S Pulungan, saat meninjau wilayah pasca bencana dan menemukan masih adanya warga yang tinggal di rumah berdinding tepas dan berlantai tanah.
Menanggapi hal itu, Bupati langsung memerintahkan Dinas Sosial Tapsel untuk membantu melalui program bedah rumah. Ia juga mengapresiasi partisipasi masyarakat, aparatur pemerintah, serta para relawan yang turut menyumbangkan tenaga, pikiran, hingga doa.
“Sehingga pembangunan rumah Ibu Nurhanda dapat diselesaikan dengan cepat di tengah situasi pasca bencana,” jelas Bupati.
Menurut Bupati, keberhasilan penanganan bencana di Tapsel yang mendapat apresiasi pemerintah pusat, tak terlepas dari kecepatan pemerintah daerah dalam hal pendataan serta penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.
“Semangat gotong royong masyarakat Tapanuli Selatan menjadi kekuatan utama kita dalam bangkit dari bencana. Rumah ini menjadi simbol kebangkitan dan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat,” katanya.
Sementara itu, Inspektur Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan Hamdy Saleh Pulungan menjelaskan bahwa, melihat kondisi rumah Ibu Nurhanda yang lantainya tanah dan sering kebanjiran saat hujan, ia segera melaporkannya kepada Bupati.
“Alhamdulillah, langsung ditindaklanjuti melalui program bedah rumah,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pembangunan dilakukan secara gotong royong oleh tukang dan masyarakat sekitar, bahkan sebagian tenaga kerja turut membantu secara sukarela.
Tokoh Adat setempat, Pandapotan Harahap, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemkab Tapsel yang dinilai benar-benar hadir melihat langsung kondisi masyarakat hingga ke tingkat bawah.
“Kami bangga memiliki pemimpin yang memperhatikan masyarakat kecil. Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami,” ucapnya.
Senada disampaikan Camat Angkola Selatan Dody Kurniawan. Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Bupati Tapsel atas pelaksanaan program bedah rumah yang menjadi salah satu upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita serta peninjauan langsung rumah yang telah selesai dibangun. Tampak hadir, Sekda Tapsel Sofyan Adil Siregar, Staf Ahli Bupati, Lurah dan Kepala Desa, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat setempat. (Rel/Reza FH)













