PIONERNEWS.COM, TAPANULI SELATAN – Guna mendorong generasi muda untuk terhadap persoalan peduli lingkungan, PT Agincourt Resources (PTAR) terus menggelar program Martabe Goes to School di MTs Negeri 3 Tapanuli Selatan.
Bahkan, PTAR juga menghadirkan dua peneliti lingkungan dan keanekaragaman hayati untuk berbagi pengetahuan kepada siswa. Kegiatan ini juga bertujuan mengenalkan secara langsung kekayaan keanekaragaman hayati di kawasan Batang Toru ke siswa.
Para siswa diajak mengenal berbagai flora dan fauna endemik, termasuk berbagai primata yang ada di ekosistem Batang Toru. Sebab, para generasi muda memegang peran penting dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Supervisor Education PT Agincourt Resources, Laung Lubis, menegaskan, upaya pelestarian dapat dimulai dari langkah sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
“Menjaga lingkungan bisa dimulai dari hal kecil, seperti menjaga kebersihan, mengurangi sampah, serta membangun kebiasaan ramah lingkungan,” ujar Laung, Sabtu (25/04/2026).
Kepala MTs Negeri 3 Tapanuli Selatan, Oloan Harahap, mengapresiasi dan menilai program ini tidak hanya menambah wawasan siswa, tetapi juga membentuk karakter yang peduli terhadap lingkungan.
“Kegiatan ini sangat relevan bagi siswa, bukan hanya sebagai pengetahuan, tetapi juga sebagai bekal untuk membangun kepedulian terhadap lingkungan,” ungkapnya.
Salah satu siswa, Nazwa Kholifah, mengaku mendapatkan pemahaman baru dari kegiatan ini. Ia menyadari pentingnya menjaga lingkungan dan mulai berkomitmen untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya jadi lebih paham pentingnya menjaga lingkungan dan ingin mulai memilah sampah di rumah,” tuturnya.
Ini bukan kali pertama PTAR mendorong para pelajar untuk peduli terhadap lingkungan. Bersama Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLH) Tapanuli Selatan, PTAR secara aktif membina sekolah-sekolah di sekitar wilayah operasional untuk menjadi sekolah Adiwiyata.
Upaya tersebut berbuah manis. Pada Desember 2025 tiga sekolah binaan PTAR berhasil meraih Penghargaan Adiwiyata Nasional yang diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup saat itu, Hanif Faisol Nurofiq.
Ketiga sekolah tersebut adalah SDN No.100707 Perkebunan Batang Toru, SMPN 2 Batang Toru, dan SMK Negeri 2 Batang Toru. (Rel/Reza FH)














