Example floating
Example floating
BeritaDaerahSumutTapanuli Selatan

Wanita Ditemukan Meninggal Tertimbun Longsor di Batang Toru, Anaknya Belum Ditemukan

93
×

Wanita Ditemukan Meninggal Tertimbun Longsor di Batang Toru, Anaknya Belum Ditemukan

Sebarkan artikel ini
Proses pencarian korban tertimbun longsor di Batang Toru
Proses pencarian korban tertimbun longsor di Batang Toru. (Foto: Ist)

PIONERNEWS.COM, TAPANULI SELATAN – Bencana tanah longsor yang menerjang Lingkungan II, Kelurahan Wek I, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), pada Senin (18/05/2026) sore, menelan korban jiwa.

Yasine Gulo (43) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, pada Selasa (19/05/2026) pagi, usai proses pencarian panjang. Sementara anaknya, Sariman Gulo (25), hingga kini masih dalam proses pencarian oleh Tim SAR gabungan.

Korban diketahui merupakan ibu dan anak yang tertimbun material longsor usai hujan lebat mengguyur kawasan tersebut sejak sore hari.

Kapolsek Batang Toru, AKP PM Siboro, dalam rilis resmi, Selasa (19/05/2026) siang memaparkan bahwa, peristiwa bermula saat hujan deras turun sekitar pukul 17.00 WIB. Dua jam kemudian atau sekira pukul 19.00 WIB, longsor terjadi di kawasan permukiman warga.

“Dua orang korban dilaporkan terbawa material longsor dan hingga saat ini masih dalam proses pencarian,” ujar Kapolsek.

Menurut informasi di lapangan, kejadian bermula ketika Sariman Gulo berupaya mengalihkan aliran air di belakang rumah agar tidak masuk ke dalam pemukiman mereka. Namun secara tiba-tiba, tebing di belakang rumah longsor dan menimbun Sariman.

Melihat anaknya tertimbun material longsor, Yasine Gulo berusaha menyusul untuk memberikan pertolongan. Nahas, longsoran susulan justru menyeret keduanya.

“Saya yakin itu mama. Kemarin ibu pergi menyusul abang untuk memperbaiki aliran air yang masuk ke rumah,” kata Viki Gulo, anak korban, dengan suara lirih.

Sejak itu, pencarian terhadap kedua korban dilakukan secara intensif oleh Tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, dan masyarakat setempat. Petugas juga mengerahkan alat berat dan penerangan tambahan guna mempercepat proses pencarian.

“Pencarian masih terus dilakukan bersama masyarakat. Kami juga mengupayakan penerangan dan alat berat untuk membantu proses pencarian di lokasi,” pungkas Kapolsek.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Esok paginya usai peristiwa longsor, Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad Yasine Gulo sekitar pukul 10.00 WIB.

Kalaksa BPBD Tapsel, Zulkarnaen Siregar, mengatakan bahwa, korban ditemukan sekitar 100 Meter di belakang rumahnya. Jasad ditemukan menggunakan alat berat di bawah timbunan material longsor.

“Posisinya berada di dekat batu besar,” ujar Zulkarnaen di lokasi kejadian.

Setelah proses identifikasi dilakukan, pihak keluarga memastikan bahwa, jasad yang ditemukan merupakan Yasine Gulo. Proses evakuasi jasad korban pun dilakukan. Sementara itu, Tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran.

Di mana, Tim SAR gabungan masih terus berupaya untuk mencari keberadaan Sariman Gulo yang hingga kini belum ditemukan.

Atas kejadian ini, BPBD Tapsel mengimbau masyarakat yang tinggal di kawasan rawan longsor agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.

“Jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah atau retakan, segera mengungsi ke tempat aman. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” pintanya.

Untuk diketahui, kawasan Kelurahan Wek I, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapsel, memang termasuk zona rawan longsor. Bahkan, kejadian serupa pernah terjadi sekitar 21 tahun lalu di lokasi yang sama. (Reza FH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *