PIONERNEWS.COM, TAPANULI SELATAN – Program bakti sosial pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar PT Agincourt Resources (PTAR) bersama Dinas Kesehatan Tapanuli Selatan (Tapsel) mendapat sambutan hangat dari masyarakat Desa Muara Opu, Kecamatan Muara Batang Toru, Jumat (26/06/2026).
Warga memanfaatkan kesempatan langka tersebut untuk mendapatkan layanan kesehatan langsung dari dokter spesialis yang dihadirkan PTAR bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Tapsel tanpa harus menempuh perjalanan berjam-jam ke rumah sakit.
Dalam kegiatan bertajuk, ‘Dokter Spesialis Masuk Desa’ itu, masyarakat memperoleh layanan dari tiga dokter spesialis, yakni spesialis penyakit dalam, anak, dan kandungan. Yusni Nasution (27), salah satu warga yang memeriksakan kondisi rahimnya lewat USG mengaku sangat terbantu atas hadirnya program tersebut.
Menurutnya, selama ini, untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan, ia harus menempuh waktu lebih kurang 2 jam untuk menuju Rumah Sakit atau Puskesmas di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapsel. Namun, dengan hadirnya program ini, ia dapat berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis kandungan di desanya.
“Di desa ini tidak ada puskesmas. Terakhir saya periksa kandungan ke rumah sakit yang jaraknya sekitar 2 jam perjalanan. Syukurlah sekarang ada pemeriksaan gratis yang langsung ditangani dokter spesialis,” ujarnya.
Hal senada disampaikan warga lain, Irma Siregar (52). Menurutnya, layanan kesehatan yang diberikan mampu menghadirkan solusi untuk keluhan tubuhnya yang mengalami gatal-gatal akhir-akhir ini. Ia juga mengaku senang, karena selain diperiksa, dokter juga memberikan obat untuk diminum agar keluhannya segera mereda.
“Tadi sudah diperiksa. Belakangan siku tangan saya juga sering nyeri dan sudah dikasih obat. Sangat baguslah pemeriksaan kesehatan ini, kalau bisa terus berlanjut karena kami tidak harus pergi ke Rumah Sakit atau Puskesmas untuk memeriksakan penyakit,” harapnya.
Di sisi lain, Wakil Bupati Tapsel, Jafar Syahbuddin Ritonga, yang turut hadir dalam kegiatan ini, juga mengapresiasi kepedulian PTAR terhadap kesehatan masyarakat, khususnya warga di daerah terpencil. Ia berharap program serupa terus berkesinambungan demi membantu masyarakat di daerah yang sulit dijangkau fasilitas kesehatan.
“Saya mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan cek kesehatan gratis ini sebaik-baiknya,” ujar Jafar.
Ia menilai program serupa sangat dibutuhkan mengingat wilayah Tapsel cukup luas dan tidak semua masyarakat memiliki akses mudah menuju fasilitas kesehatan.
“Tapanuli Selatan wilayahnya sangat luas. Karena itu pelayanan kesehatan perlu mendatangi masyarakat. Dari Muara Opu menuju puskesmas di Muara Batangtoru jaraknya cukup jauh,” katanya.
Sementara itu, Manager Community Relations PTAR, Masdar Muda Hasibuan, menjelaskan bahwa, pemilihan Desa Muara Opu sebagai lokasi kegiatan didasarkan pada kondisi akses pelayanan kesehatan yang masih terbatas. Sedangkan target masyarakat yang dijangkau untuk program ini sebanyak 150 orang.
“Kami melihat fasilitas kesehatan di desa ini masih jauh dari jangkauan masyarakat. Karena itu kami merasa terpanggil untuk menghadirkan layanan kesehatan gratis sebagai bentuk dukungan terhadap program prioritas pemerintah di bidang kesehatan,” jelas Masdar.
Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Tapsel, dr Sri Khairunnisa, menyebut program tersebut merupakan inovasi pelayanan kesehatan yang menghadirkan dokter spesialis langsung ke desa-desa terpencil.
“Program seperti ini sangat jarang dilakukan. Prioritasnya memang masyarakat di wilayah terluar dan tertinggal. Karena itu Muara Opu dipilih sebagai lokasi kegiatan,” cetusnya.
Ia menambahkan, warga Muara Opu mendapat kesempatan yang biasanya hanya tersedia di rumah sakit karena seluruh peralatan penunjang pemeriksaan turut dibawa ke lokasi. Sebab, kalau hanya dokter spesialis tanpa alat pendukung, pelayanan yang diberikan tidak akan maksimal.
“Berkat dukungan Agincourt Resources, seluruh perlengkapan dibawa sehingga masyarakat benar-benar mendapatkan layanan spesialis. Selama Agincourt Resources masih ada, kami akan berupaya agar program ini terus berlanjut karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat,” pungkasnya.
Sebagai informasi, untuk dokter spesialis anak yakni, dr Syahreza Hasibuan. Kemudian, dokter spesialis penyakit dalam, dr Abdus Somad Harahap. Serta dokter spesialis kandungan, dr Ryan Andrian. (Reza FH)













