PIONERNEWS.COM, TAPANULI SELATAN – Komitmen membangun situasi keamanan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat ditunjukkan Kapolres Tapanuli Selatan (Tapsel), AKBP Anton Santoso, melalui kunjungan silaturahmi ke Kantor DPRD setempat, Selasa (21/07/2026) sore.
Selain sebagai agenda perkenalan, pertemuan tersebut juga menjadi langkah awal Anton dalam menyerap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat melalui para wakil rakyat.
Menurutnya, informasi yang diperoleh DPRD Tapsel dari hasil reses dan penyerapan aspirasi masyarakat dari jalur legislasi, menjadi bahan penting bagi kepolisian dalam merumuskan kebijakan keamanan yang lebih tepat sasaran.
Anton menegaskan, penyusunan strategi pemeliharaan keamanan tidak cukup hanya mengacu pada data kriminalitas maupun laporan resmi yang masuk ke kepolisian.
“DPRD menyerap beragam aspirasi dari masyarakat sehingga informasi tersebut penting bagi kepolisian untuk memahami kondisi wilayah secara lebih utuh, termasuk persoalan yang mungkin belum masuk dalam laporan resmi,” ujar Kapolres usai pertemuan.

Ia menjelaskan, berbagai persoalan yang muncul di masyarakat tidak selalu berawal dari tindak pidana. Banyak di antaranya yang bermula dari keluhan terhadap pelayanan publik, sengketa sosial, kesenjangan informasi, maupun ketidakpuasan yang dibiarkan berlarut.
“Yang pada akhirnya, bisa berpotensi memicu gangguan keamanan,” urai Kapolres.
Karena itu, Anton ingin menghadirkan Polres Tapsel sebagai institusi yang mampu mendeteksi potensi persoalan sejak dini sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
“Kami juga harus mampu membaca tanda-tanda awal, mendengar masyarakat, dan mengambil langkah pencegahan sebelum persoalan menjadi lebih besar,” kata pria kelahiran Kabupaten Indramayu, Jawa Barat itu.
Dari silaturahmi ini, tercermin gaya kepemimpinan Anton yang membuka ruang komunikasi dengan berbagai unsur, termasuk dengan para wakil rakyat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.
Ia menilai, DPRD memiliki peran strategis karena menjalankan fungsi representasi dan pengawasan terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Sementara Polri, bertugas menjaga keamanan serta menegakkan hukum.
Dalam kesempatan itu, Anton turut mempersilakan DPRD memberikan masukan maupun evaluasi terhadap kinerja Polres Tapsel. Menurutnya, kritik yang objektif menjadi bagian penting dalam membangun institusi kepolisian yang semakin profesional dan dekat dengan masyarakat.
“Kami siap menerima kritik yang objektif. Bagi kami, masukan bukan gangguan, tetapi bahan untuk memperbaiki pelayanan dan memastikan kehadiran polisi benar-benar dirasakan masyarakat,” tandasnya.
Kunjungan tersebut diterima langsung Ketua DPRD Tapsel Rahmat Nasution, didampingi Wakil Ketua I Abdul Basith Dalimunthe, Wakil Ketua II Borkat, Ketua Fraksi Gerindra Rocky AP Gultom, dan lainnya.
Sementara itu, tampak mendampingi Kapolres di antaranya, Kasat Intelkam AKP Oloan Lubis, Kasat Narkoba AKP Philip Antonio Purba, Kasat Reskrim Iptu BD Sitorus, Kanit Tipikor Ipda Saad M Harahap, serta personel lainnya. (Reza FH)













