PIONERNEWS.COM, TAPANULI SELATAN – Momentum peringatan Hari Raya Yatim dimanfaatkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tapanuli Selatan (Tapsel) untuk berbagi kebahagiaan dengan menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim di Kecamatan Angkola Barat.
Penyaluran bantuan berlangsung di lingkungan Kantor Urusan Agama (KUA) Angkola Barat dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.
Kegiatan ini digelar atas kolaborasi Baznas Tapsel bersama Tim Pemburu Angkola Barat, wadah Persatuan Ummat Bersama Tuan Guru (Pemburu) yang berfokus memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
Acara dihadiri Ketua Baznas Tapsel, Jon Sujani Pasaribu, beserta jajaran, petugas KUA Angkola Barat, tokoh agama, pengurus Tim Pemburu, serta para orang tua maupun wali dari anak-anak yatim penerima manfaat.
Dalam kegiatan itu, Baznas Tapsel menyerahkan santunan yang disesuaikan dengan kebutuhan anak-anak. Bantuan tersebut berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat yang dikelola secara profesional, transparan, dan amanah.
Jon Sujani mengatakan, perhatian terhadap anak yatim merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus dijaga. Menurutnya, sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk Tim Pemburu Angkola Barat, menjadi langkah penting untuk memperluas jangkauan pelayanan hingga ke pelosok Kabupaten Tapsel.
“Kehadiran anak-anak ini adalah anugerah sekaligus amanah untuk kita rawat. Melalui momentum ini, kami ingin meyakinkan mereka bahwa mereka tidak sendirian,” kata Jon Sujani ke awak media, pada Selasa (14/07/2026).
Dukungan yang diberikan, lanjutnya, diharapkan juga dapat meringankan kebutuhan sehari-hari sekaligus menumbuhkan semangat agar anak-anak yatim tetap bisa bermimpi dan mengejar cita-cita.
Ia menjelaskan, perhatian Baznas Tapsel ke anak yatim dan keluarga kurang mampu tak hanya diwujudkan melalui santunan sesaat, tetapi juga lewat berbagai program pemberdayaan yang berkelanjutan.
Program tersebut antara lain, zakat produktif untuk membantu meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga mustahik melalui sektor pertanian, perdagangan, kerajinan, dan usaha produktif lainnya.
Selain itu, tersedia program beasiswa bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, serta bantuan konsumtif untuk memenuhi kebutuhan dasar fakir miskin, anak yatim, dan kelompok asnaf lainnya.
Menutup kegiatan tersebut, Jon Sujani juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat kepedulian sosial dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas Tapsel.
“Mari kita wujudkan kepedulian nyata dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas Tapanuli Selatan. Bersama kita bangun masa depan yang lebih baik bagi anak-anak penerus bangsa,” pungkasnya.
Di sisi lain, Ketua Tim Pemburu Angkola Barat turut mengapresiasi komitmen Baznas Tapsel yang dinilai selalu hadir membantu masyarakat, termasuk saat bencana banjir dan longsor maupun pada masa pemulihan pasca bencana.
Kegiatan ini juga menurutnya, menjadi bukti nyata sinergi dengan elemen masyarakat. Di mana, Baznas Tapsel dikenal selalu hadir di tengah masyarakat untuk menyalurkan bantuan, bahkan hingga ke daerah-daerah pelosok yang sulit dijangkau.
“Semoga kebersamaan ini terus terjalin demi kebaikan anak-anak kita,” ujarnya.
Rasa syukur dan terima kasih juga disampaikan para wali anak yatim yang menerima bantuan. Mereka berharap perhatian dan kepedulian seperti ini dapat terus berlanjut demi mendukung masa depan anak-anak mereka. (Rel/Reza FH)













