Example floating
Example floating
BeritaDaerahPolisi KitaSumutTapanuli Selatan

Momen HUT Bhayangkara, Kapolres Tapsel: Polri Harus Tetap Presisi, Profesional, dan Dicintai Masyarakat

154
×

Momen HUT Bhayangkara, Kapolres Tapsel: Polri Harus Tetap Presisi, Profesional, dan Dicintai Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Kapolres Tapsel AKBP Yon Edi Winara, didampingi Kasat Resnarkoba AKP Philip Antonio Purba, Kasat Reskrim Iptu Bontor Desmonth Sitorus, dan Kasat Intelkam AKP Oloan Lubis, saat diwawancarai awak media di sela syukuran HUT Bhayangkara ke-80 di Mapolres setempat
Kapolres Tapsel AKBP Yon Edi Winara, didampingi Kasat Resnarkoba AKP Philip Antonio Purba, Kasat Reskrim Iptu Bontor Desmonth Sitorus, dan Kasat Intelkam AKP Oloan Lubis, saat diwawancarai awak media di sela syukuran HUT Bhayangkara ke-80 di Mapolres setempat. (Foto: M Reza Fahlefi)

PIONERNEWS.COM, TAPANULI SELATAN – Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) menggelar acara syukuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 di Halaman Mapolres setempat, Rabu (01/07/2026).

Sebelum pelaksanaan syukuran, seluruh rangkaian peringatan diawali dengan upacara HUT Bhayangkara ke-80 yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tapsel, AKBP Yon Edi Winara.

Upacara tampak berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh personel Polri, jajaran Forkopimda, serta berbagai unsur tamu undangan.

Usai kegiatan, Kapolres menyampaikan rasa syukurnya atas bertambahnya usia Kepolisian Negara Republik Indonesia yang kini memasuki usia ke-80.

“Kami sangat berbahagia hari ini karena Polri memasuki usia yang ke-80. Harapannya, semoga Polri ke depan tetap Presisi serta mampu konsisten mendukung Asta Cita Bapak Presiden, Prabowo Subianto,” ujar Yon.

Menurutnya, bertambahnya usia Polri harus menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Di usianya yang ke-80 ini juga, harapannya kami bisa semakin matang dan dewasa, profesional, serta tetap dicintai oleh masyarakat luas, sebab hal tersebutlah yang melegitimasi setiap kinerja insan Bhayangkara sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat di bidang apa pun,” kata Yon.

Ia menegaskan, kepercayaan masyarakat menjadi modal utama bagi Polri dalam menjalankan berbagai tugas, mulai dari penegakan hukum, mendukung program-program pemerintah, memberikan pelayanan kepada masyarakat, hingga menjalankan berbagai fungsi di sektor lainnya.

Pada kesempatan itu pula, Kapolres juga menyampaikan informasi terkait rencana mulai beroperasinya Polres Padang Lawas Utara (Paluta) dalam waktu dekat.

Menurutnya, kehadiran Polres Paluta akan membawa perubahan terhadap cakupan wilayah hukum yang selama ini berada di bawah Polres Tapsel. Tujuannya, kata dia, semata-mata untuk mendekatkan pelayanan Polri bagi masyarakat Paluta.

“Dalam waktu dekat Polres Padang Lawas Utara akan mulai beroperasi yang secara tidak langsung wilayah hukumnya akan berpisah dari Polres Tapsel. Mungkin nanti dalam prosesnya akan ada penyesuaian, sinkronisasi maupun adaptasi,” jelas Kapolres.

Meski demikian, ia optimistis proses transisi dapat berjalan dengan baik apabila seluruh pihak mengedepankan komunikasi dan koordinasi.

“Namun yang pasti, harapan kami agar selalu kiranya dikedepankan kolaborasi, komunikasi, dan koordinasi agar Polres Paluta bisa mengakselerasi proses operasional dalam melaksanakan tugas-tugas pokoknya sebagai organisasi Polri setingkat Kepolisian Resor,” ungkapnya.

Sementara itu, suasana syukuran HUT Bhayangkara ke-80 di Mapolres Tapsel berlangsung meriah dan penuh keakraban. Sejumlah kepala daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut hadir memberikan ucapan selamat dan dukungan kepada Polri.

Tampak hadir Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu, Bupati Paluta Reski Basyah Harahap, unsur Forkopimda, perwakilan BUMN, para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian syukuran diawali dengan penyerahan kue ulang tahun dari berbagai instansi kepada Polres Tapsel sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian Polri.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemotongan nasi tumpeng yang menjadi simbol rasa syukur atas dedikasi dan pengabdian Polri kepada masyarakat selama 80 tahun. (Reza FH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *