Example floating
Example floating
BeritaDaerahPemkab TapselRilisSumutTapanuli Selatan

Pelantikan KNPI Tapsel, Bupati Minta Pemuda Jadi Penggerak Pemulihan Pasca Bencana

149
×

Pelantikan KNPI Tapsel, Bupati Minta Pemuda Jadi Penggerak Pemulihan Pasca Bencana

Sebarkan artikel ini
(Dari kiri ke kanan) Ketua DPD KNPI Tapsel Abdul Rahman Al Mandili Nasution, Wakil Bupati Jafar Syahbuddin Ritonga, Ketua DPD KNPI Sumatera Utara Aldi Syahputra Siregar, Bupati Gus Irawan Pasaribu, dan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Rocky AP Gultom di sela pelantikan
(Dari kiri ke kanan) Ketua DPD KNPI Tapsel Abdul Rahman Al Mandili Nasution, Wakil Bupati Jafar Syahbuddin Ritonga, Ketua DPD KNPI Sumatera Utara Aldi Syahputra Siregar, Bupati Gus Irawan Pasaribu, dan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Rocky AP Gultom di sela pelantikan. (Foto: Ist)

PIONERNEWS.COM, TAPANULI SELATAN – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Gus Irawan Pasaribu, meminta pemuda mengambil peran lebih besar dalam mempercepat pemulihan daerah pasca bencana.

Itu disampaikannya saat pelantikan DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Tapsel periode 2026-2029 di Gedung Serbaguna Komplek Perkantoran Bupati Tapsel, Sipirok, Sabtu (22/08/2026).

Dalam pelantikan tersebut, Abdul Rahman Al Mandili Nasution resmi dipercaya memimpin DPD KNPI Tapsel untuk masa bakti 2026-2029.

Dalam kesempatan itu, Gus Irawan mengucapkan selamat kepada Abdul Rahman Al Mandili Nasution beserta jajaran pengurus yang baru dilantik.

Ia berharap KNPI mampu menjadi rumah besar bagi organisasi kepemudaan, kemahasiswaan, kemasyarakatan dan seluruh elemen pemuda di Tapsel.

Menurutnya, karakter pemuda harus tercermin melalui semangat perjuangan, kepedulian sosial dan kesetiakawanan.

“Ciri pemuda adalah petarung, pejuang, tidak kenal lelah, memiliki jiwa kesetiakawanan dan jiwa sosial,” ujar Bupati.

Ia menilai semangat tersebut harus diwujudkan melalui kerja nyata, terutama dalam membantu Tapsel bangkit dari dampak bencana yang terjadi pada 25 November 2025.

Gus Irawan menegaskan, pemerintah daerah membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat karena tidak mungkin menangani seluruh persoalan pascabencana seorang diri.

Pemuda, kata dia, dapat berkontribusi dalam pemulihan ekonomi, pemberdayaan masyarakat hingga pencegahan penyakit sosial.

“Bantu kami untuk pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat pascabencana ini. Pemuda harus menjadi agen perubahan,” tegasnya.

Bupati juga mengajak KNPI bersama 37 organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan yang berada dalam rumah besar KNPI untuk terlibat dalam program strategis daerah.

Sebagai ruang bertukar gagasan, ia menawarkan forum diskusi rutin antara Pemkab Tapsel dengan KNPI dan organisasi kepemudaan melalui coffee morning setiap tiga bulan.

Forum tersebut diharapkan tidak berhenti pada diskusi, tetapi melahirkan gagasan dan program yang dapat langsung dijalankan.

“Jangan hanya cakap-cakap. Saya ingin sesuatu yang riil,” katanya.

Salah satu bentuk kolaborasi yang ditawarkan adalah pelibatan pemuda dalam pengelolaan lahan pertanian produktif.

Pemkab Tapsel akan mendorong pemanfaatan lahan melalui program pertanian, akses KUR dengan bunga nol persen, pendampingan penyuluh pertanian serta dukungan pemasaran melalui off-taker.

Program itu sejalan dengan sejumlah agenda prioritas Pemkab Tapsel di antaranya, Gerakan Seribu Kolam, Gerakan Seribu Hektare Jagung, dan pengembangan peternakan ayam petelur.

Tidak hanya sektor ekonomi, Gus Irawan juga meminta KNPI mengambil bagian dalam gerakan sosial untuk memerangi narkoba, judi online, rentenir dan kemiskinan.

“Perang melawan narkoba, judi online, rentenir dan kemiskinan. Tolong bantu kami,” pintanya.

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Sumatera Utara, Aldi Syahputra Siregar, menyampaikan selamat kepada Abdul Rahman Al Mandili Nasution dan seluruh pengurus KNPI Tapsel.

Aldi menilai KNPI harus hadir bersama pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi dampak bencana sekaligus mendorong pemulihan ekonomi.

“Pemerintah sendiri mungkin tidak akan sanggup menyelesaikannya. Di sinilah harapan dan tugas KNPI untuk menemani, mendampingi, ikut membangun dan ikut memajukan perekonomian Tapanuli Selatan,” terangnya.

Ia juga mendorong konsep aktivispreneur menjadi bagian dari gerakan kepemudaan di Tapsel.

Menurutnya, aktivis tidak hanya dituntut kritis terhadap persoalan sosial, tetapi juga perlu didorong menjadi pelaku usaha yang mampu menciptakan lapangan kerja.

Pemuda, lanjutnya, harus menjadi ujung tombak kebangkitan Tapsel. Sebab, dampak bencana tidak hanya merusak rumah dan infrastruktur, tetapi juga menghilangkan mata pencaharian masyarakat.

Karena itu, KNPI diharapkan ikut mengedukasi masyarakat, membuka peluang ekonomi, mengembangkan potensi lahan dan menarik investasi guna mempercepat proses pemulihan.

Tokoh senior KNPI Sumatera Utara, Syahrul M Pasaribu, turut mengingatkan pengurus baru agar menjadikan KNPI sebagai ruang pembelajaran sekaligus laboratorium kader bangsa.

Ia menyebut pemuda, pembangunan dan masa depan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Karena itu, generasi muda memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah.

“Jadikanlah wadah ini sebagai wadah melatih diri, organisasi untuk bertukar pikiran bagaimana mendorong pembangunan di Tapanuli Selatan supaya berkelanjutan dan cepat maju,” ucapnya.

Sedangkan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Tapsel, Rocky AP Gultom, mengatakan pelantikan KNPI bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan.

Menurutnya, momentum tersebut menandai dimulainya amanah dan tanggung jawab besar dalam membangun serta memberdayakan generasi muda.

Ia berharap KNPI periode 2026–2029 dapat menjadi rumah bersama seluruh pemuda Tapsel sekaligus mitra strategis pemerintah daerah dan DPRD dalam mengawal pembangunan yang berpihak kepada generasi muda.

“Jadikan perbedaan sebagai kekuatan, bukan sebagai alasan untuk terpecah,” pesannya.

Di sisi lain, Ketua DPD KNPI Tapsel, Abdul Rahman Al Mandili Nasution, menegaskan, kepengurusan baru tidak ingin menjadikan KNPI sekadar tempat berkumpul.

Ia ingin organisasi tersebut menjadi ruang tumbuh, melahirkan gagasan, mengasah kepemimpinan dan menghadirkan solusi bagi masyarakat.

“Kita ingin KNPI menjadi ruang untuk menghadirkan solusi yang nyata di Tapanuli Selatan,” harapnya.

Abdul Rahman mengatakan KNPI Tapsel akan membangun kolaborasi yang sehat dan produktif dengan pemerintah daerah serta seluruh elemen kepemudaan.

Menurutnya, pemerintah maupun organisasi kepemudaan tidak dapat bekerja sendiri dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan.

Karena itu, ia mengajak seluruh pengurus meninggalkan ego sektoral, ego kelompok dan kepentingan jangka pendek.

KNPI, kata dia, harus dibangun dengan integritas, berorientasi pada data dan gagasan, serta mengedepankan kolaborasi. Menurutnya, jabatan dalam organisasi bukan tempat mencari kehormatan.

“Jabatan adalah tempat membuktikan pengabdian kepada masyarakat. Jangan bertanya apa yang bisa saya dapatkan dari KNPI, tetapi apa yang bisa saya berikan melalui KNPI,” tukasnya.

Tampak hadir, Wakil Bupati Tapsel Jafar Syahbuddin Ritonga, Sekda Sofyan Adil, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, para Camat, pimpinan perguruan tinggi, perusahaan, serta organisasi kepemudaan maupun kemasyarakatan. (Rel/Reza FH)

Respon (3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *