Example floating
Example floating
BeritaDaerahPadangsidimpuanPendidikanRilisSumut

Asah Nalar Kebangsaan, PPKN UM-Tapsel Gelar Cerdas Cermat 12 Sekolah

176
×

Asah Nalar Kebangsaan, PPKN UM-Tapsel Gelar Cerdas Cermat 12 Sekolah

Sebarkan artikel ini

PIONERNEWS.COM, PADANGSIDIMPUAN – Sebanyak 36 pelajar dari 12 sekolah tingkat SLTA sederajat di Kota Padangsidimpuan diuji kemampuan berpikir kritis dan wawasan kewarganegaraannya dalam lomba cerdas cermat akademik yang digelar Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) FKIP Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UM-Tapsel).

Kegiatan bertema, ‘Menguji Nalar Kewarganegaraan melalui Cerdas Cermat Akademik’ tersebut, berlangsung selama dua hari, 26-27 Agustus 2026, di Aula UM-Tapsel, Jalan Sutan Mohd Arief, Kota Padangsidimpuan.

Kompetisi yang diselenggarakan bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Prodi PPKN FKIP UM-Tapsel itu berlangsung dalam tiga tahapan, yakni penyisihan, semifinal, dan final.

Pada babak penyisihan, Rabu (26/08/2026), sebanyak 12 tim beradu pengetahuan dan ketangkasan menjawab pertanyaan seputar ilmu kewarganegaraan. Dari seluruh peserta, juri kemudian menetapkan sembilan tim terbaik untuk melaju ke semifinal.

Sembilan tim itu kembali berkompetisi untuk memperebutkan tiga posisi terbaik di babak final. Para pemenang mendapatkan trofi serta uang pembinaan, masing-masing Rp1 juta untuk juara pertama, Rp750 ribu untuk juara kedua, dan Rp500 ribu untuk juara ketiga.

Hasil akhir menempatkan SMK Negeri 1 Padangsidimpuan sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih SMA Swasta Nurul ‘Ilmi Padangsidimpuan. Sedangkan SMA Negeri 6 Padangsidimpuan berada di posisi ketiga.

Hadiah ke para pemenang diserahkan Ketua Prodi PPKN FKIP UM-Tapsel Fajar Padly, pada Kamis (27/08/2026). Dalam sambutannya saat pembukaan, Fajar mengatakan, cerdas cermat tidak semata-mata menjadi ajang untuk mengukur luasnya pengetahuan peserta.

Menurutnya, kompetisi tersebut juga menjadi ruang bagi pelajar untuk melatih cara berpikir kritis, mengambil keputusan secara tepat, menganalisis persoalan dengan cepat, serta berani menyampaikan jawaban berdasarkan pengetahuan yang dimiliki.

“Inilah karakter akademik yang akan sangat dibutuhkan dalam menghadapi dunia pendidikan tinggi dan dunia profesional,” katanya.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *