Example floating
Example floating
BeritaDaerahSumutTapanuli Selatan

Di Era Bobby dan Gus Irawan, Jalan Provinsi di Arse yang Rusak Puluhan Tahun Mulai Diperbaiki

177
×

Di Era Bobby dan Gus Irawan, Jalan Provinsi di Arse yang Rusak Puluhan Tahun Mulai Diperbaiki

Sebarkan artikel ini
Jalan provinsi Sipirok-Simpang Tandosan yang sudah diperbaiki
Jalan provinsi Sipirok-Simpang Tandosan yang sudah diperbaiki. (Foto: Ist)

PIONERNEWS.COM, TAPANULI SELATAN – Di masa kepemimpinan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution dan Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Gus Irawan Pasaribu, warga Kecamatan Arse, kini mulai bisa bernapas lega. Sebab, jalan provinsi yang selama bertahun-tahun dikenal rusak parah dan menyulitkan saat dilintasi, akhirnya mulai diperbaiki.

Pantauan di lokasi, pada Jumat (07/08/2026), sejumlah alat berat tampak melakukan pengerasan badan jalan yang selanjutnya akan dilakukan pengaspalan. Pekerjaan tersebut berlangsung di ruas Jalan Sipirok-Simpang Tandosan, tepatnya pada Km 134+200 hingga Km 137+200.

Di sekitar lokasi pekerjaan, terdapat plank proyek yang mencantumkan kegiatan peningkatan jalan provinsi ruas Sipirok-Simpang Tandosan Km 134+200-137+200 dengan sumber anggaran dari APBD Provinsi Sumut tahun anggaran 2026.

Aktivitas pengerjaan jalan membuat arus lalu lintas di lokasi diberlakukan sistem buka tutup. Sejumlah pekerja terlihat mengatur kendaraan yang melintas sembari alat berat melakukan pengerasan badan jalan.

Selain badan jalan, pekerjaan juga menyentuh bagian drainase. Di sejumlah titik, beberapa pekerja tampak mengeruk tanah di sisi jalan untuk membangun saluran drainase dengan kedalaman mencapai lebih dari satu meter.

Ucapan terima kasih kepada Gubernur Sumut dan Bupati Tapsel juga terlihat menghiasi sejumlah titik di sepanjang jalan. Spanduk-spanduk tersebut berisi apresiasi masyarakat atas dimulainya pembangunan ruas Jalan Sipirok-Simpang Tandosan.

Salah seorang warga Kelurahan Jonggol Jae, Kecamatan Arse, Darman Pulungan, mengaku bersyukur melihat jalan yang selama ini rusak mulai mendapat penanganan.

Saat ditemui di teras rumahnya, Darman menceritakan bahwa, jalan tersebut sudah dibangun sekitar 35 tahun lalu, tepatnya pada masa Gubernur Sumut, Raja Inal Siregar. Menurutnya, setelah pembangunan pada masa Raja Inal, baru kali ini jalan tersebut kembali mendapat perbaikan secara berarti.

“Jalan ini dibangun sekitar 35 tahun lalu di masa Gubernur Raja Inal Siregar. Namun setelah dibangun oleh Raja Inal Siregar, baru kali ini lah ada perbaikan di masa Gubernur Bobby Nasution dan Bupati Gus Irawan Pasaribu,” ungkap Darman.

Darman mengatakan, sebelum dilakukan pengerasan, kondisi jalan di sekitar tempat tinggalnya hingga menuju Simpang Tandosan sangat memprihatinkan. Bahkan, lubang-lubang besar di badan jalan kerap terisi air meski kondisi cuaca sedang panas.

“Parah lah ini jalannya sebelum mulai dilakukan pengerasan. Lubang-lubang besar ‘terhampar’ di badan jalan, air menggenangi lubangnya makanya kita warga di sini bisa memancing ataupun ternak ikan di jalanan. Saban kali melintas naik kereta (motor-red), perut kita sakit,” imbuhnya.

Kini, kondisi jalan tersebut mulai berubah. Badan jalan yang sebelumnya dipenuhi lubang telah ditimbun dan dilakukan pengerasan sehingga permukaannya menjadi lebih rata. Darman mengaku perubahan ini membuat warga merasa lebih nyaman dan tidak lagi terlalu khawatir saat melintas.

“Ini sudah ditimbun dan pengerasan. Jalan pun sudah rata, sudah terasa nyaman lah melintas sekarang. Apalagi nanti kalau sudah di aspal pasti lebih nyaman lagi,” katanya.

Ia pun mengapresiasi Pemerintah Provinsi Sumut dan Pemkab Tapsel yang telah merealisasikan perbaikan jalan tersebut.

“Terima kasih Pak Gubernur Pak Bobby Nasution dan Pak Bupati Pak Gus Irawan Pasaribu. Di masa Bapak berdua ini lah jalan diperbaiki setelah puluhan tahun lalu dibangun oleh Raja Inal Siregar,” tutupnya. (Rel/Reza FH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *