PIONERNEWS.COM, TAPANULI SELATAN – Upaya memulihkan ekosistem perairan yang sempat terdampak bencana terus dilakukan oleh PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe.
Salah satu upayanya, yaitu melalui pelepasan kembali atau restocking bibit ikan jurung di Lubuk Larangan Sungai Malombu, Desa Hapesong Lama, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Kegiatan yang digelar PTAR pada Kamis (27/8/2026) pagi ini, menjadi bagian dari upaya perusahaan memulihkan kembali kehidupan perairan Sungai Malombu setelah terdampak bencana banjir pada November 2025 lalu.
Luapan air dari kawasan perbukitan menyebabkan banjir yang menerjang permukiman warga dan membawa material dalam jumlah besar ke aliran sungai. Dampaknya turut dirasakan oleh ikan-ikan yang sebelumnya telah ditebar di Lubuk Larangan.
Manager Community Relations PTAR, Masdar Muda, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kontribusi perusahaan dalam memulihkan ekosistem sungai sekaligus menjaga keberadaan ikan lokal Batang Toru.
“Tujuan kami melakukan pelepasan benih ikan ini, salah satu di antaranya adalah sebagai upaya PTAR dalam memulihkan kembali ekosistem di sungai yang sempat terdampak bencana tahun lalu,” ujarnya.
Menurutnya, ikan jurung dipilih karena merupakan salah satu ikan asli yang hidup di kawasan Batang Toru. Keberadaannya di alam saat ini juga semakin berkurang sehingga perlu dilakukan upaya untuk menjaga dan menambah kembali populasinya.
“Ini mungkin bisa saja akibat dari eksploitasi massif yang dilakukan. Jadi, jumlah ikan di sungai sudah semakin menurun,” katanya.














Respon (1)