Example floating
Example floating
BeritaDaerahPadangsidimpuanSumut

9 Rumah Terbakar di Sidimpuan, 1 Orang Tewas dan Kerugian Rp2 Miliar

194
×

9 Rumah Terbakar di Sidimpuan, 1 Orang Tewas dan Kerugian Rp2 Miliar

Sebarkan artikel ini
Kobaran api yang menyala-nyala saat insiden kebakaran terjadi di Kelurahan Kantin
Kobaran api yang menyala-nyala saat insiden kebakaran terjadi di Kelurahan Kantin. (Foto: Ist)

PIONERNEWS.COM, PADANGSIDIMPUAN – Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Jalan Muhammad Tohir Daulay (eks Jalan Gaharu), tepatnya di belakang SMP Negeri 1, Lingkungan Wek IV, Kelurahan Kantin, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Jumat (25/09/2026) dini hari.

Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 9 unit rumah semi permanen terbakar total. Sedangkan 4 rumah lain di sekitarnya, turut terdampak akibat jalur pemadaman dan rembesan api. Bahkan, insiden nahas itu juga menelan korban jiwa.

“Seorang warga bernama, Rahmad Efendi Pulungan (32), ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian,” sebut Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Noval NG Desky, melalui Kasi Humas, AKP Ida Meri, dalam rilis resmi yang diterima wartawan.

Berdasarkan keterangan warga, sebut Ida Meri, korban diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit oleh Tim Inafis bersama tim medis untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Adapun pihak keluarga yang datang ke lokasi antara lain, Muhammad Riadi Pulungan (26) yang merupakan adik kandung korban sekaligus saksi yang berdomisili di alamat yang sama.

Ida Meri melanjut, kebakaran diduga bermula dari rumah korban sebelum api dengan cepat merambat ke sejumlah bangunan milik warga lain yang berada di sekitarnya. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik.

“Namun begitu, penyebab pastinya (kebakaran) masih dalam proses penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut,” sambung Ida Meri.

Berdasarkan laporan yang diterima kepolisian, kata Kasi Humas, saat warga mengetahui kejadian, api sudah membesar dari rumah milik Rahmad. Kondisi rumah-rumah di lokasi yang mayoritas berbahan semi permanen serta jarak antar bangunan yang berdekatan membuat api dengan cepat merambat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *