PIONERNEWS.COM, TAPANULI SELATAN – Bencana memang tidak selalu bisa dicegah, khususnya yang disebabkan oleh perubahan alam. Namun, dampak kerusakannya bisa ditekan dan diminimalisir, jika masyarakat mengenali tanda-tanda bahaya, tahu kapan harus bertindak, dan memiliki jalur evakuasi yang jelas.
Pesan itu mengemuka dalam kegiatan refreshment early warning system (EWS) dan kesiapsiagaan bencana yang digelar PT Agincourt Resources (PTAR), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapanuli Selatan (Tapsel), dan Manggala Agni, Rabu (23/09/2026) di Sopo Daganak, Kecamatan Batang Toru.
Kegiatan yang berlangsung hingga Kamis (24/09/2026) tersebut, diikuti 220 warga dari 22 desa di tiga kecamatan sekitar wilayah operasional PTAR, yakni Batang Toru, Muara Batang Toru, dan Angkola Sangkunur. Masing-masing desa, mengirimkan 10 peserta perwakilannya.
Dalam pelatihan bertema, ‘Tingkatkan Kesiapsiagaan, Perkuat Respons: Wujudkan Masyarakat Tangguh Bencana’ ini, peserta akan diberikan edukasi tentang sistem peringatan dini yang sebelumnya telah diterapkan dan dievaluasi kembali, terutama setelah bencana yang melanda kawasan tersebut pada November 2025 silam.
Peserta bakal dibekali pemahaman mengenai indikator peringatan dini, alur penyampaian informasi, komunikasi risiko, aktivasi EWS, hingga simulasi evakuasi. Mereka juga diajak memetakan risiko dan jalur evakuasi, menyusun rencana kontinjensi desa, serta membagi peran ketika bencana terjadi.
Manager Community Relations PTAR, Masdar Muda Hasibuan, mengatakan, kawasan Batang Toru dan sekitarnya memiliki sejumlah potensi bencana, mulai dari longsor, banjir, dan gempa bumi hingga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), terutama di kawasan gambut seperti, Muara Batang Toru.
“Meski bencana alam tidak bisa kita cegah, namun kita bisa mengurangi risikonya,” kata Masdar.
Menurutnya, masyarakat harus mengetahui tanda-tanda awal bencana sekaligus memahami tindakan yang harus dilakukan ketika peringatan muncul. Sistem sederhana seperti, kentongan, sirine, dan pengumuman di desa, kata dia, dapat menjadi bagian penting dari rantai peringatan dini.













