PIONERNEWS.COM, TAPANULI SELATAN – Pengembangan kopi dipadukan dengan tanaman jagung menjadi perhatian Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Gus Irawan Pasaribu, sebagai upaya meningkatkan pendapatan petani sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana.
Hal itu ditunjukkan Gus Irawan saat mengunjungi sejumlah desa di Kecamatan Sipirok, pada Sabtu (05/09/2026). Selain menyerap aspirasi warga, kunjungan itu dimanfaatkan untuk mengecek kondisi infrastruktur serta mendorong pengembangan sektor pertanian.
Desa Dolok Sordang, Desa Dolok Sordang Julu Dusun Janji Lobi, Desa Pahae Aek Sagala Dusun Sigiring-giring Lombang, dan Desa Pangaribuan, menjadi sejumlah lokasi yang didatangi rombongan.
Di setiap desa, Bupati dan rombongan berdialog langsung dengan Kepala Desa, kelompok tani, maupun masyarakat. Berbagai persoalan disampaikan, mulai dari kondisi jalan, irigasi, hingga kebutuhan pengembangan komoditas pertanian dan perkebunan.
Di Desa Dolok Sordang, warga menyampaikan kondisi jalan yang menjadi jalur penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari maupun kegiatan ekonomi masyarakat.
Gus Irawan mengatakan, pengecekan langsung ke lapangan diperlukan agar pemerintah dapat mengetahui kondisi infrastruktur secara nyata. Termasuk sejumlah koridor jalan yang masuk dalam program pembangunan tahun 2026.
“Secara bertahap (akan dibangun). Karena kemampuan keuangan (daerah) kita juga sangat terbatas,” ujar Gus Irawan.
Ia menjelaskan, keterbatasan itu juga dipengaruhi besarnya kebutuhan pemulihan pasca bencana yang melanda Tapsel pada 25 November 2025. Untuk mengembalikan kondisi daerah seperti sebelum bencana, kebutuhan penanganan diperkirakan mencapai lebih dari Rp2,7 triliun.














Respon (2)