Example floating
Example floating
BeritaDaerahSumutTapanuli Selatan

Usai Turdes Angsel-Batang Toru, Isu PETI dan Sawah Rusak Ditanami Jagung Jadi Agenda Prioritas

338
×

Usai Turdes Angsel-Batang Toru, Isu PETI dan Sawah Rusak Ditanami Jagung Jadi Agenda Prioritas

Sebarkan artikel ini
Melewati terjalnya jalan, Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu, bersama Kapolres AKBP Anton Santoso, dan segenap unsur Forkopimda lainnya, melakukan kunjungan ke sejumlah lokasi dan kegiatan aktivitas masyarakat mulai dari Angkola Selatan, Angkola Sangkunur, hingga Batang Toru, dalam agenda Turdes
Melewati terjalnya jalan, Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu, bersama Kapolres AKBP Anton Santoso, dan segenap unsur Forkopimda lainnya, melakukan kunjungan ke sejumlah lokasi dan kegiatan aktivitas masyarakat mulai dari Angkola Selatan, Angkola Sangkunur, hingga Batang Toru, dalam agenda Turdes. (Foto: M Reza Fahlefi)

PIONERNEWS.COM, TAPANULI SELATAN – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Gus Irawan Pasaribu, menetapkan dua persoalan mendesak sebagai agenda prioritas yang akan segera ditindaklanjuti setelah kembali turun langsung ke sejumlah desa (Turdes) di Kecamatan Angkola Selatan, Angkola Sangkunur, hingga Batang Toru, Minggu (27/09/2026).

Kedua persoalan itu yakni, penghentian aktivitas penambangan tanpa izin (PETI) yang dinilai membahayakan masyarakat serta pemanfaatan lahan sawah yang belum dapat ditanami padi akibat kerusakan jaringan irigasi pasca bencana.

Gus Irawan mengatakan, pemerintah tidak hanya akan mengedepankan penegakan hukum terhadap aktivitas PETI, tetapi terlebih dahulu menyiapkan alternatif mata pencaharian bagi masyarakat yang selama ini menggantungkan penghasilannya dari aktivitas ilegal tersebut.

Sementara untuk lahan pertanian yang masih menunggu perbaikan irigasi, Pemkab Tapsel mendorong penanaman jagung agar lahan tidak menganggur dan tetap memberikan penghasilan bagi petani.

Pernyataan itu disampaikan Gus Irawan setelah bersama Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso, Sekda Sofyan Adil Siregar, sejumlah pimpinan OPD, unsur Forkopimcam, serta anggota DPRD meninjau berbagai kondisi dan kebutuhan mendesak masyarakat di lapangan.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda Turdes ketiga yang direncanakan dilakukan secara berkala bersama unsur Forkopimda, sedikitnya dua pekan sekali pada akhir pekan.

“Kami bersama dengan unsur Forkopimda untuk paling tidak dalam dua minggu sekali di weekend (akhir pekan) Sabtu-Minggu itu untuk turun ke desa. Tentu untuk menampung aspirasi masyarakat kita di desa,” kata Gus Irawan.

Baginya agenda Turdes ini sekaligus jadi sarana mengecek langsung berbagai program kegiatan yang dijalankan Pemkab Tapsel tahun ini. Menurutnya, kunjungan langsung menjadi penting karena pemerintah daerah harus menentukan skala prioritas pembangunan di tengah ruang fiskal yang terbatas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *