PIONERNEWS.COM, TAPANULI SELATAN – Persoalan narkoba, judi online, dan jeratan rentenir menjadi perhatian Pemkab Tapanuli Selatan (Tapsel). Bupati Tapsel, Gus Irawan Pasaribu, mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam memperkuat gerakan bersama untuk melindungi masyarakat dari tiga persoalan tersebut.
Ajakan itu disampaikan Gus Irawan saat menghadiri forum silaturahmi dan koordinasi antar Ormas Islam se-Kabupaten Tapsel yang digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jumat (02/10/2026).
Dalam arahannya, Gus Irawan menegaskan bahwa pemerintah daerah saat ini tengah memberi perhatian khusus terhadap narkoba, judi online, dan rentenir yang dinilai dapat merusak kehidupan sosial sekaligus memperburuk kondisi ekonomi masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan saat ini tengah fokus menangani tiga persoalan krusial tersebut. Kita ingin memastikan masyarakat terbebas dari ancaman narkoba, judi online, dan jebakan rentenir,” tegas Gus Irawan.
Menurutnya, upaya tersebut membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk ormas Islam yang memiliki peran strategis dalam pembinaan umat dan penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Sebagai bagian dari solusi, Pemkab Tapsel mendorong masyarakat memperkuat sektor ekonomi kerakyatan, salah satunya melalui pemanfaatan lahan pertanian secara produktif.
Langkah itu juga didukung skema permodalan yang lebih ramah bagi masyarakat di antaranya, melalui kredit usaha rakyat (KUR) Berkah dengan bunga nol persen dari Bank Sumut serta pemanfaatan zakat produktif yang disalurkan Baznas Tapsel.
Forum tersebut mengusung semangat ‘Tapsel Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat’. Selain mempererat ukhuwah Islamiyah, pertemuan itu menjadi ruang untuk menyelaraskan program antara unsur ulama dan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.
Ketua MUI Tapsel, Ali Sati Rangkuti, mengatakan konsolidasi antarormas Islam diperlukan untuk menjaga persatuan sekaligus memperkuat sinergi dalam berbagai bidang, mulai dari dakwah, sosial, hingga pemberdayaan ekonomi umat.
Turut mendampingi pimpinan MUI Tapsel dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua I Zulfahmi, Wakil Ketua II Nurfin Sihotang, Wakil Ketua III Jon Sujani Pasaribu, Sekum Amsaruddin Harianja, serta Ketua Bidang Infokomdigi Asep Safaat Siregar.
Forum ini diikuti pimpinan dan perwakilan 15 lembaga keagamaan serta ormas Islam se-Tapsel yakni, NU, Muhammadiyah, Al Jam’iyatul Washliyah, Baznas, BWI, DMI, FKUB, BSPTS, FKDT, BKMT, ‘Aisyiyah, Muslimat NU, IPHI, BKPRMI, dan IPQAH.
Melalui konsolidasi tersebut, para peserta sepakat memperkuat sinergi lintas organisasi dalam mengawal program keumatan secara berkelanjutan, sekaligus mendukung percepatan pembangunan Tapsel yang lebih sejahtera dan religius. (Rel/Reza FH)













