Example floating
Example floating
BeritaDaerahPemkab TapselRilisSumutTapanuli Selatan

Bupati Tapsel Sambangi Korban Bencana Alam di Batang Toru, Minta Nakes Beri Pelayanan Optimal

67
×

Bupati Tapsel Sambangi Korban Bencana Alam di Batang Toru, Minta Nakes Beri Pelayanan Optimal

Sebarkan artikel ini
Bupati Tapsel, Gus Irawan Pasaribu, menyambangi para korban terdampak banjir dan longsor di Batang Toru
Sambangi: Bupati Tapsel, Gus Irawan Pasaribu, menyambangi para korban terdampak banjir dan longsor di Batang Toru. (Foto: Ist)

PIONERNEWS.COM, TAPANULI SELATAN — Begitu akses dari Angkola Barat terbuka, Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H Gus Irawan Pasaribu, langsung berkunjung ke beberapa lokasi pengungsian di Kecamatan Batang Toru, Kamis (27/11/2025) malam.

Meski waktu sudah menunjukkan pukul 23.00 WIB, namun hal tersebut tak menghalangi niat dan semangat Bupati untuk bertemu dan melihat langsung kondisi warganya yang ada di posko pengungsian.

Hal ini, dilakukan Bupati untuk memastikan penyaluran logistik berjalan dengan baik, juga untuk mengetahui kebutuhan mendesak bagi warga terdampak bencana.

Sekitar pukul 23.00 WIB, Gus Irawan bersama rombongan bergegas dari Puskesmas Batang Toru, untuk menuju ke lokasi berikutnya. Tak lama berselang, Gus Irawan pun tiba di posko pengungsian di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru.

Memakai setelan baju batik berwarna biru dipadu dengan celana panjang warna hitam dan sepatu bot, Gus Irawan langsung menyapa dan menyalami warga sembari berjalan menuju ke tenda pengungsian.

Di dalam tenda pengungsian, Gus Irawan berbincang dengan warga, dan mendengarkan keluhan maupun saran dari masyarakat. Kepada masyarakat, Gus Irawan meminta masyarakat untuk bersabar dalam menghadapi musibah tersebut.

Kemudian, Gus Irawan juga memastikan Pemkab Tapsel senantiasa berupaya melakukan penanganan yang optimal terhadap bencana yang melanda wilayahnya.

Diketahui, sebanyak 13 Kecamatan yang tersebar di Kabupaten Tapsel, dilanda bencana antara lain banjir, longsor dan pohon tumbang, pada Selasa (25/11/2025). Bencana ini disebabkan tingginya curah hujan sejak Senin (24/11/2025).

Sampai tadi malam, bencana ini telah merenggut 32 nyawa, kemudian puluhan orang luka berat dan ringan, sekitar lima ribuan orang mengungsi, serta merusak rumah, fasilitas umum seperti infrastruktur daerah maupun status nasional.

Hingga sore ini korban meninggal bertambah lagi di Batu Godang Kecamatan Sangkunur 9 orang, sehingga total mencapai 41 orang.

Gus Irawan, turut mendoakan korban yang meninggal dunia agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan yang Maha Kuasa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan tawakkal dalam lindungan-Nya.

“Demikian juga saudara-saudara kita korban bencana diberi kekuatan oleh Allah SWT dan kiranya Tuhan cukupkanlah bencana di Bumi Dalihan Na Tolu Tapanuli Selatan,” tutupnya. (Rel/Reza FH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *